Membiasakan Budaya Literasi Membaca di Sekolah

Membiasakan budaya literasi membaca di sekolah – Pemerintah sekarang ini mulai menggerakan budaya membaca dengan begitu gencarnya. Melalui program penumbuhan budipekerti melalui membaca selama lima belas menit sebelum kegiatan belajar mengajar di mulai merupakan bentuk dari kegiatan pembudayaan membaca.

Gerakan literasi membaca memang sejatinya sudah dimulai sejak dulu. Namun, seiring dengan perjalanan waktu aktivitas membaca di sekolah belum berjalan dengan maksimal. Masih saja ditemui keengganan siswa untuk membaca. Tentu ada sependapat dengan saya. Bisa kita lihat kunjungan siswa ke perpustakaan untuk membaca. Hanya segelintir siswa yang suka berkunjung ke perpustakaan untuk membaca. 
Budaya literasi membaca sejak dini

Pemasalahan untuk membiasakan budaya membaca di sekolah tidak hanya terletak dari fasilitas perpustakaan semata. Namun, bagaimana upaya guru untuk menumbuhkan budaya membaca dalam diri siswa. 

Membudayakan membaca bagi siswa dalam kegiatan pembelajaran


Selama ini tidak bisa dipungkiri bahwa kegiatan mengajar tidak lepas dari yang namanya metode. Metode yang paling umum digunakan oleh guru adalah berceramah. Kita sepakat bahwa tidak ada satu metode pun yang tepat di dalam pelaksanaan pembelajaran. Untuk itu hendaknya guru senantiasa memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca dan menemukan sediri informasi.

Sebelum siswa menerima materi dari guru, hendaknya biarkan mereka menemukan sendiri informasi tersebut melalui membaca. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca maka sekaligus Anda memberikan kesempatan kepada siswa untuk menemukan sendiri materi tersebut. 

Kegiatan wajib baca disertai dengan kegiatan menceritakan kembali


Mulai tahun ajaran 2015/2016 pemerintah melalui kementerian pendidikan dan kebudayaan telah membuat sebuah program yang bernama penumbuhan budi pekerti melalui kegiatan membaca. Kegiatan membaca selama lima belas menit buku-buku non pelajaran yang memberikan muatan budipekerti kepada siswa. Harapan dari kegiatan tersebut tentu adanya kebiasaan budaya membaca dalam diri siswa, sekaligus budi pekerti siswa semakin baik melalui materi teks bacaan yang sarat akan muatan moral. 

Penting bagi guru dan sekolah mengoptimasi kegiatan literasi tersebut. Jangan sampai anak pagi-pagi hanya mengambil buku kemudian hanya memegangnya tanpa membaca. Megoptimalkan kegiatan membaca tersebut sangatlah penting melalui serangkaian upaya yang bisa dilakukan oleh guru.
Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh guru untuk mengoptimalkan kegiatan literasi wajib membaca selama lima belas menit adalah sebagai berikut :

Membaca secara berkelompok

Anak-anak khususnya siswa sekolah dasar tentu lebih menyukai aktivitas yang dilakukan secara berkelompok. Untuk itu cobalah Anda menerapkan metode membaca berkelompok. Bentuklah siswa Anda menjadi beberapa kelompok kecil kemudian mencari tempat yang nyaman dan melakukan aktivitas membaca. 

Sikap yang dilakukan guru agar budaya literasi membaca semakin optimal yaitu dengan berkunjung ke setiap kelompok dan mengamati aktivitas siswa. Kadang guru bisa bertanya kepada beberapa siswa di kelompok tersebut misalnya " Apa judul buku yang kamu baca?"   "Sudah berapa halaman bisa kamu baca hari ini ? "   "Apakah buku yang kamu baca sangat menarik, bisakah kamu nanti menceritakan kepada temanmu sedikit saja tentang buku yang kamu baca? "

Dengan cara sederhana tersebut maka siswa akan lebih serius di dalam membaca dan tidak hanya sekedar memegang buku.

Menceritakan kembali buku yang dibaca pada teman sekelas

Aktivitas untuk mengoptimalkan literasi membaca berikutnya adalah melalui kegiatan menceritakan kembali apa yang dibaca dengan kalimat sendiri. Guru bisa melakukan kegiatan ini dengan cara pada waktu sebelum memasuki ruang kelas. 

Siswa diminta bebaris dengan rapi kemudian yang mendapat barisan paling depan menceritakan sedikit buku yang dibaca. Kemudian dilanjutkan oleh siswa dibelakangnya. 

Guru bisa memberikan penghargaan dan penguatan bagi siswa yang sudah berhasil menceritakan buku yang dibaca. Guru selalu memotivasi siswa dan jangan membuat siswa merasa kegiatan membaca kemudia menceritakan kembali adalah kegiatan yang menakutkan dan susah.

Bila guru melakukan kegiatan ini maka kegiatan literasi membaca selama lima belas menit sebelum belajar akan lebih optimal dan bukan sekedar wacana semata.

Mari kita melaksanakan tugas kita sebagai sebuah pengabdian kepada negeri ini. Sekecil apapun yang kita lakukan bila disertai dengan niat yang tulus maka akan memiliki hasil yang baik.

Terimakasih atas kunjungan Anda ke situs RIYANPEDIA.com semoga senantiasa selalu mengunjungi situs pendidikan dan informasi menarik lainnya.

Salam pendidikan, dan sukses selalu buat Anda. Wasalam !!!

0 Response to "Membiasakan Budaya Literasi Membaca di Sekolah"

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel