Mendidik Anak Tidaklah Susah

Mendidik Anak Tidaklah Susah – Berbahagialah Anda bagi yang sudah memiliki anak dalam kehidupan keluarganya. Masih banyak pasangan lain yang begitu gigih mengidamkan hadirnya seorang anak dalam kehidupan mereka, yang mungkin hingga saat ini mereka masih berjuang untuk memperoleh karunia dari Tuhan yang bernama anak.

Bagi beberapa keluarga ada yang mengatakan kalau mendidik anak susahnya minta ampun. Ada juga yang mengatakan mendidik anak kadang membuat jengkel. 

Bila hal tersebut Anda alami, mungkin Anda hendaknya bertanya kembali kepada diri Anda sendiri. Sudahkah mendidik mereka dengan benar ? Apakah Anda lebih sering membentak daripada memberikan pendidikan sikap kepada anak Anda? Apappun itu semua kembali kepada diri Anda untuk senantiasa merenungi bagaimana cara anda mendidik sehingga anak masih tidak sesuai dengan yang diharapkan. 

Judul artikel yang saya bahas kali ini adalah tidaklah susah dalam mendidik anak mungkin tanggapan dari para  pembaca akan berbeda. Sebab mungkin saja ada yang setuju dan ada juga yang tidak setuju. Meskipun demikian hendaknya anda mau membaca lebih lanjut mangapa saya berani mengatakan kalau mendidik anak tidaklah susah.

Mendidik Anak Sejak Kecil untuk Menghargai Orang lain

Sudahkah Anda menghargai usaha anak Anda? Bagaimana mungkin mereka bisa menghargai orang lain kalau Anda sendiri belum bisa mendidik mereka bagaimana cara menghargai. Anak tidak akan bisa melakukkan sikap yang baik apabila hanya diberikan nasihat saja oleh orang tua.

Kalau saya ibaratkan misalnya seperti ketika akan membuat sebuah mainan, mungkin mainan yang paling lumrah misalnya layang-layang. Mungkin bisa Anda bayangkan bila saat mengajarkan anak tentang cara membuat mainan layangan Anda memberikan penjelasan tahapannya. Mulai dari meraut bambu,kemudian dilanjutkan dengan menimbangnya biar sama, mempersiapkan kertas dan lem, kemudian dirangkai sehingga berhasil membentuk layangan.

Bila apa yang ada berikan tersebut hanya sebatas teori maka tidak akan berpengaruh apa terhadap anak.

Cobalah dengan memberikan contoh kepada Meraka. Dengan melibatkan langsung kepada anak maka mereka senantiasa akan belajar bagaimana semestinya.

Sebagai contoh menghargai orang lain cobalah Anda menghargai usaha anak anda terlebih dahulu.  Misalnya ketika Anda akan meminta anak untuk mengambilkan sesuatu.

" Nak, tolong ambilkan pena Bapak diatas meja! "

Bila Anda sikapi memang sangat sederhana sekali kalimat di atas, tapi kadang kita lupa untuk menyampaikannya dengan nada yang lembut dan disertai dengan ungkapan meminta tolong.


Mungkin beberapa diantara kita masih enggan menyampaikan kata tolong. Dengan berbagai alasan tentunya yang menyebabkan.

Menyampaikan kata tolong kepada anak saat kita akan meminta pertolongan secara tidak langsung kita telah mendidik mereka untuk bisa menyampaikan permintaan bantuan kepada orang lain hendaknya dengan nada bicara yang lembut serta disertai dengan kata tolong.

Bila Anda kasar saat meminta bantuan kepada anak, misalnya seperti ini.

" Dengan coba ambil kaca Bapak cepat!

Ditambah lagi ketika anak menyerahkan kepada Anda kemudian Anda berkata.

" taruh saja dulu di atas meja"  kemudian Anda melanjutkan aktivitas Anda.

Kesan yang tampak jelas disini adalah bagaimana seorang orangntua yang tidak bisa menghargai usaha anak.

Sebaiknya orang tua melakukan penguatan dan penghargaan atas kerja keras anak. Misalnya dengan :

" wah... Hebat kamu nak, mau mengerjakan apa yang Bapak minta. Kau memang anak yang baik"

Tanamkan unkapan demikian kepada anak. Sehingga mereka akan menjadi anak yang bisa menghargai orang lain. Didikan dengan memberikan contoh seperti inilah yang diharapkan dilakukan oleh para orang tua dam mendidik anak.

Bila sudah dilakukan maka tidak akan ada kesulitan. Yang terpenting adalah komitmen orang tua untuk menjadi figur atau contoh yang baik bagi anak-anaknya.

Sesulit apapun Anda jangan sampai menunjukkan sikap kasar dan perkataan yamg kotor kepada anak.

Anak adalah titipan dari Tuhan dan bukan tempat sampah kemarahan Anda.

Jangan sampai sesekali Anda mengeluarkan kosakata tetamf binatang saat anda marah. Dan bola perlu jangan menunjukkan kemarahan keributan antara istri.

Yang namanya keluarga kita tentu tidak bisa lepas dari yang namya keributan antara suami dan isteri.  Semua bisa saja terjadi.

Yang terpenting dari semua itu adalah jadikan anak sebagai sesuatu yang patut anda pertanggung jawabkan. Baik itu sikapnya, pendidikannya dan agama.

Semoga tulisan ini bermanfaat.

Wasalam. 

0 Response to "Mendidik Anak Tidaklah Susah"

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel