Sayembara Desain Arsitektur Sekolah Garis Depan

Sayembara Desain Arsitektur Sekolah Garis Depan - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus bekerjasama dengan (IAI) Ikatan Arsitek Indonesia untuk mengadakan sayembara desain Sekolah Garis Depan di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat.

Sayembara  ini berhadiah lumayan besar. 150 Juta rupiah menanti Anda bagi yang memiliki kemampuan di dalam merancang arsitektur. 

Sayembara ini merupakan bentuk dari nawacita pendidikan di bidang pendidikan, yaitu membangun fasilitas pendidikan di daerah pinggiran atau dalam hal ini di wilayah perbatasan.

Selama ini mungkin dirasa banyak sekolah-sekolah yang berada di daerah terluar kurang diperhatikan. Dengan adanya SGD ini nantinya akan memberikan layanan pendidikan berkualitas baik dan relevan dengan kebutuhan yang disesuaikan pada situasi dan kondisi anak-anak di daerah perbatasan, terpencil, terluar, dan terjauh.

Sayembara ini nantinya akan melombakan rancangan SGD berupa Unit Sekolah Baru (USB) SLB, USB SMA, Asrama Siswa SLB, Asrama Siswa SMA, Rumah Dinas SLB, dan Rumah Dinas SMA.

Dalam situs resminya, IAI  menjelaskan, sayembara ini bertujuan untuk mendapatkan ide atau gagasan desain bangunan SGD dengan melibatkan partisipasi publik.

Pendaftran secara online mulai dilakukan pada tanggal 18 Juli -  1 September 2016.

Selangkapnya berikut ini informasin yang diperoleh dari IAI


LATAR BELAKANG


Pembangunan Sekolah Garis Depan (SGD) adalah penjabaran Nawacita di bidang pendidikan, yaitu membangun dari pinggiran.   Pinggiran memiliki dua tafsiran, yaitu dalam arti fisik dan bukan fisik.   Layanan SGD di daerah pinggiran secara fisik adalah layanan pendidikan untuk daerah perbatasan, terluar, terjauh, terpencil, dan tertinggal.   Layanan SGD di daerah pinggiran secara bukan fisik adalah layanan pendidikan untuk masyarakat dengan kemampuan sosial-ekonomi rendah di perkotaan. 

Saat ini lokasi SGD terletak di Kabupaten Sorong Selatan, Provinsi Papua Barat. Bangunan SGD dalam hal ini berupa Unit Sekolah Baru (USB) SLB, Unit Sekolah Baru (USB) SMA, Asrama Siswa SLB, Asrama Siswa SMA serta Rumah Dinas SLB dan Rumah Dinas SMA.

M a k s u d  d a n  T u j u a n


Maksud penyelenggaraan Sayembara Desain Arsitektur Sekolah Garis Depan (SGD) adalah untuk mendapatkan ide atau gagasan desain bangunan Unit Sekolah Baru (USB) SLB, Unit Sekolah Baru (USB) SMA, Asrama Siswa SLB, Asrama Siswa SMA serta Rumah Dinas SLB dan Rumah Dinas SMA dengan membuka sebesar-besarnya partisipasi publik. Tujuan penyelenggaraan Sayembara Desain Arsitektur Sekolah Garis Depan (SGD) yaitu untuk mewujudkan ide atau gagasan paling optimal sesuai dengan program ruang yang dibutuhkan serta dapat mewadahi proses pembelajaran abad 21.

J e n i s   S a y e m b a r a 

Merupakan sayembara proyek arsitektur terbuka. Sayembara ini untuk mendapatkan konsep perencanaan. Karya pemenang pertama kemudian dilanjutkan menjadi dokumen proyek dalam lelang desain pengembangan. Pemenang pertama sayembara wajib terlibat dalam proses pelaksanaan pengembangan desain konsep perencanaan dan terlibat dalam proses pengawasan pelaksanaan pembangunannya. Hal tersebut diatur secara terpisah dalam perjanjian kerjasama antara pemenang pertama sayembara dengan pemberi tugas, diluar dari penyelenggaraan sayembara ini.

K e t e n t u a n   S a y e m b a r a 


Desain yang disampaikan peserta sayembara harus merupakan desain yang belum pernah diikutkan dalam sayembara manapun atau tidak sedang mengikuti sayembara yang lain, serta tidak merupakan bagian atau salah satu kegiatan yang dibiayai oleh Pemerintah Republik Indonesia. 

Hak atas kekayaan intelektual 
Hak cipta dari karya tetap menjadi milik peserta yang telah menciptakan karya tersebut dan tidak ada perubahan apapun yang dapat dibuat tanpa persetujuan tertulis dari pencipta (arsitek).

Peserta Sayembara

Sayembara  ini bersifat nasional, terbuka untuk umum bagi WNI: Arsitek, Konsultan, Lembaga/Badan Usaha, profesional, dan akademisi. 
Peserta dapat berkelompok, dengan ketua kelompok merupakan arsitek yang minimal bersertifikat SKA Madya. Maupun individual dengan arsitek sertifikasi minimal SKA Madya.

Sayembara ini tidak diperkenankan untuk diikuti oleh para pihak-pihak yang terkait dengan dewan juri maupun panitia penyelenggara baik secara pribadi maupun profesional (saudara/rekan kerja) guna menghindari konflik kepentingan di dalam proses penilaian. 
Apabila terjadi hal demikian, maka panitia penyelenggara dapat membatalkan keikutsertaannya (diskualifikasi).

Pendaftaran Peserta Sayembara


Pendaftaran dilakukan atas nama peserta yang bersangkutan dan peserta tersebut menjadi ketua tim/penanggung jawab atas hasil perancangan.

Pendaftaran dan pengambilan dokumen sayembara dilakukan dengan mengunduh langsung melalui website http://www.iai.or.id/sayembara/

Mengirimkan email Formulir pendaftaran (lihat lampiran terpisah) kepada panitia penyelenggara di alamat sayembara@iai.or.id cc: penghargaaniai@gmail.com dengan melengkapi form yang tersedia.

Batas waktu Pendaftaran Peserta paling lambat adalah 1 September 2016

Informasi tambahan akan disampaikan pada waktu Penjelasan Sayembara (aanwijzing),  yang akan ditentukan kemudian.


Demikian informasi yang bisa kami sampaikan, selengkapnya silahkan kunjungi situs IAI disini

Bila bermanfaat jangan lupa untuk dibagikan ! :D

0 Response to "Sayembara Desain Arsitektur Sekolah Garis Depan"

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel