Cara Mendidik Anak Agar Mau Ikut Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga

Cara mendidik anak agar mau ikut mengerjakan pekerjaan rumah tangga - Pekerjaan rumah tangga memang bukanlah pekerjaan yang mudah bagi orang dewasa. Mulai dari bangun pagi hingga menjelang malam kembali, pekerjaan rumah memang tidak ada habisnya untuk dikerjakan. Maka dari itu terkadang ibu rumah tangga kelihatan bosan dan jenuh dengan pekerjaan ini. Sehingga tidak sedikit ibu rumah tangga yang mencari pembantu untuk menangani pekerjaan rumah tangga tersebut.

Mendidik anak untuk terbiasa sejak dini ikut mengerjakan pekerjaan rumah sangat penting untuk dibiasakan.Hal tersebut akan memberikan pengalaman kepada anak sehinagga kelak setelah mereka dewasa  maka hal tentang pekerjaan rumah tangga tidak akan menjadi masalah.

Bagaimana mendidik agar anak mau ikut mengerjakan pekerajaan rumah tangga ?

Tidak begitu sulit bagi Anda bila mendidik anak agar bisa terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah tangga. Tapi Ingat, pekerjaan rumah tangga yang saya maksudkan disini adalah pekerjaan yang ringan dan mudah. Jangan sekali Anda memberikan pekerjaan yang super berat kepada mereka.

1. Berikan pekerjaan yang ringan kepada anak

Memulai mendidik anak agar mau bekerja mengerjakan pekerjaan rumah tangga harus Anda mulai dengan memberikan pekerjaan yang mudah , ringan dan cepat terlihat hasilnya. Sedikit demiki sedikit ketika anak sudah mampu menyelesaikan tugas tersebut barulah menambah tanggung jawab anak akan tugas seiring dengan kedewasaan anak.

Pekerjaan yang ringan, mudah dan cepat terlihat hasilnya dikerjakan anak, akan memberikan dampak dan semangat yang lebih ketika mereka berhasil menyelesaikannya. Mereka akan berbangga hati manakala semua itu bisa mereka kerjakan dengan baik. Jangan sekali Anda memberikan tugas yang cukup berat. Anda tentu tau sejauh mana kemampuan anak Anda. Maka dari itu agar anak secara bertahap bisa mengerjakan pekerjaan tumah tangga, berikanlah mereka tugas yang mudah, Anak tidak akan merasa terbebani dan Anda sebagai orang tua akan menjadi sosok yang bijak.

2. Ajaklah anak untuk ikut berkerja ketika Anda mengerjakan pekerjaan rumah tangga

Mungkin Anda lebih sepakat kalau kita belajar komputer, akan lebih cepat mampu mengoperasikan komputer ketika kita menggunakan komter tersebut secara langsung. Daripada kita hanya membaca teori dalam mengoperasikan komputer.

Demikian pula dengan anak ketika mereka dididik untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Ketika Anda ingin mengajarkan mereka bagaimana cara mencuci piring sehabis makan, maka ajaklah anak Anda untuk ikut mengambil pekerjaan mencuci piring tersebut.

Anak akan lebih terbiasa mengerjakan pekerjaan rumah bila mereka dibelajarkan secara langsung. Sekali lagi catatan pekerjaan yang diberikan haruslah ringan .

3. Jangan mengejek dan memarahi

Setiap orang pasti kadang pernah melakukan kesalahan, baik yang disengaja ataupun yang tidak disengaja. Nah, ketika anak Anda berusaha mengerjakan pekerjaan rumah tangga janganlah Anda memarahinya. Memarahi anak ketika mereka belajar mengerjakan pekerjaan rumah akan mematahkan semangat mereka untuk bekerja secara mandiri.

4. Memberitahu Tugas-tugas yang Harus Dikerjakan

Mengajari anak-anak usia dini tentu sangat berbeda dengan orang dewasa. Anda harus memberikan instruksi bertahap dan terus menerus hingga mereka memahaminya.

Salah satu langkah yang harus Anda lakukan adalah menjelaskan tiap-tiap tugas yang harus dikerjakan. Misalnya, mengenai cara menata sepatu, meletakkan pakaian kotor, jadwal menyapu lantai, dan sebagainya.

5. Berikan Konsekuensi
Untuk membuat anak-anak memiliki rasa tanggungjawab, maka Anda juga perlu memberikan konsekuensi padanya. Misalnya dengan tidak mencuci pakaian anak hingga jadwal penggunaannya ketika mereka tidak mau meletakkan baju kotor pada tempatnya.

Anda juga dapat mengambil mainan-mainannya jika mereka tidak mau membereskan ketika usai bermain. Hal ini bukanlah hukuman berat baginya, melainkan suatu cara untuk membuat mereka lebih memahami akan tanggungjwabnya.

6. Kegiatan Tanpa Jadwal
Dengan urutan kegiatan yang berbeda setiap harinya, anak-anak akan lebih merasa senang dan tidak terbebani. Sebab dengan rutinitas yang tetap setiap harinya hanya akan membuat anak-anak bosan serta mulai malas untuk membantu Anda menyelesaikan pekerjaan rumah tersebut.

Misalnya pada hari pertama Anda dapat mengajak anak-anak mencuci baju terlebih dahulu baru menyapu lantai. Nah, pada hari berikutnya, Anda dapat menukar rutinitas tersebut atau menyisipkannya dengan kegiatan lain yang dapat memberikan kesenangan untuk anak.

Itulah beberapa cara melatih anak membantu pekerjaan rumah tangga. Sebaiknya Anda selalu mengajak anak-anak berlatih dengan kesabaran serta menciptakan suasana yang menyenangkan.

0 Response to "Cara Mendidik Anak Agar Mau Ikut Mengerjakan Pekerjaan Rumah Tangga"

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel