Buat Guru, Jangan Lakukan Hal Ini Bila Tidak Ingin Dianggap Pilih Kasih oleh Siswanya

Buat guru, jangan lakukan hal ini bila tidak ingin dianggap pilih kasih  - Guru merupakan tugas yang sangat mulia. Karena guru lah yang berajasa memberikan pendidikan bagi generasi penerus bangsa ini. Tentu tugas guru bukanlah tugas yang sangat mudah. Anda bisa bayangkan mendidik siswa dengan jumlah yang bisa mencapai 30 orang tentu membutuhkan teknik yang sangat bervariasi. Karena seluruh siswa di dalam kelasnya membutuhkan pelayanan yang berbeda.

Dengan kebutuhan yang berbeda inilah membuat guru harus pandai dalam memberikan pelayanan kepada siswa. Terkadang guru secara tidak sengaja dalam setiap kegiatan pembelajaran melakukan tindakan yang bisa dinilai sebagai sebuah perilaku pilih kasih oleh siswa. Apa saja perilaku yang jangan guru lakukan dalam kegiatan pembelajaran, sehingga tidak nilai oleh siswa sebagai sikap pilih kasih, berikut selengkapnya.

Tindakan guru yang bisa dianggap pilih kasih oleh siswa

1. Ketika mengajar jangan mengunjungi murid yang itu-itu saja
Dalam kegiatan pembelajaran, guru terbiasa memeriksa cara siswa bekerja atau pekerjaan siswa ke meja siswa. Nah, terkadang guru lebih sering melihat ke meja siswa yang pintar atau ke meja yang itu-itu saja. Mungkin berkunjung melihat hasil kerja siswa atau membantu mengerjakan soal mana saja yang belum dimengerti. Bila anda melakukan ini, maka bisa saja siswa anda akan menilai anda pilih kasih. Walaupun mungkin anda memiliki alasan untuk tidak mengunjungi siswa yang cengengesan atau hanya cengar-cengir saja.

2. Menggunakan nama beberapa siswa saja untuk dijadikan contoh soal
Saya yakin bagi anda yang sebagai guru kelas atau guru mata pelajaran pernah membuat soal yang akan diselesaikan oleh siswa. Misalnya saja soal matematika. Kadang dalam membuat soal guru pernah menggunakan nama siswa sebagai pelaku dalam soal tersebut. Sayangnya guru menggunakan beberapa nama-nama yang akrab diketahui saja. Hal ini bisa memberikan efek kecemburuan beberapa siswa.Tentu dengan kecemburuan itu maka anda akan dinilai pilih kasih, hanya menyebut nama salah satu anak secara terus menerus.

3. Memandang beberapa siswa dari status sosial atau latar belakang orang tua
Saya harap anda sebagai guru jangan melakukan tindakan ini. Memandang siswa dari latar belakang orang tuanya dalam memberikan pelayanan pembelajaran. Misalnya saja, seorang anak karena berasal dari kalangan pejabat, maka anda memberikan hak spesial kepada anak tersebut. Saya rasa jangan demikian. Hargai semua anak dan berikan perhatian yang sesuai dengan kemampuan, dan prestasinya.


4. Memberikan perhatian fokus pada satu siswa
Jangan lakukan hal ini bila anda tidak ingin dinilai pilih kasih kepada siswa. Sering kita temukan sewaktu kita di bangku sekolah, ada guru yang memberikan perhatian lebih kepada seorang anak saja. Misalnya, anak itu bernama Rojak. Tiap kali guru selalu bertanya kepada Rojak. "Bagaimana, apakah Rojak sudah paham? Nah, jangan keterusan seperti ini, nanti siswa anda akan menilai anda men'spesialkan si Rojak. hehehe....

5. Biasanya seorang guru juga akan terlihat akrab dengan murid yang duduk di kursi paling depan dibanding kursi yang belakang. 
Sang guru akan memperhatikan dan mengenali namanya dengan mudah, padahal murid-murid yang duduk di kursi belakang pun bisa jadi lebih membutuhkan komunikasi dan perhatian dari sang guru. Karena biasanya yang duduk di kursi belakang itu murid-murid yang senang bercanda heheee, berbeda dengan yang duduk di kursi paling depan yang lebih aktif dan pintar.

Demikianlah, hal-hal yang yang harus ada hindari dalam mengajar. Sehingga tidak akan ada kesan pilih kasih dari siswa. Semoga artikel sederhana ini bermanfaat, bila ada kesalahan penulisan, saya mohon koreksi dari kawan-kawan pembaca. Jangan lupa nantikan artikel menarik lainnya di RIYANPEDIA.com

0 Response to "Buat Guru, Jangan Lakukan Hal Ini Bila Tidak Ingin Dianggap Pilih Kasih oleh Siswanya"

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel