Jangan Suka Memarahi Anak Apalagi Dengan Kekerasan Langsung ke konten utama

Jangan Suka Memarahi Anak Apalagi Dengan Kekerasan

Jangan suka memarahi anak apalagi dengan kekerasan - Memiliki seorang anak merupakan dambaan bagi semua orang yang sudah berkeluarga. Anak merupakan karunia yang tiada taranya. Menjaga dan merawatnya merupakan sebuah kewajiban dan bukti rasa sayang kepadanya.

Seiring kehadirannya di tengah-tangah anda, anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya.  Anak mulai mengenal dunia ini dengan berinteraksi dalam lingkungan keluarga. Demikian pula, anda sebagai orang tua senantiasa memberikan nilai-nilai positif sebagai bekal kelak bagi sang anak dalam menjalani kehidupannya.

Namun, kasih sayang tiap orang tua berbeda bentuknya. Ada orang tua yang saking sayangnya selalu melarang anaknya untuk melakukan hal ini dan hal itu. Ada juga orang tua yang memberikan kebebasan kepada sang buah hati untuk melakukan hal yang ia sukai, dengan catatan hal tersebut masih merupakan sebuah kegiatan baik. 

Dalam perjalanan kehidupan, setiap orang tua tentu pula memiliki karakter anak yang berbeda. Ada anak yang penurut, ada anak yang suka memberontak, ada juga anak yang sama sekali tidak peduli akan apa yang anak lakukan. Semua itu kembali pada kita sebagai orang tua untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada anak.

Satu hal yang kerap dilakukan oleh para orang tua ketika sang anak melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan orang tua adalah memarahinya, walaupun tidak semua kerap melakukan hal ini.

Sebaiknya hal ini jangan dilakukan oleh para orang tua. Ada beberapa hal yang membuat orang tua untuk tidak memarahi anak, karena ada beberapa dampak buruk bila kita sering memarahi sang anak.

Dampak buruk dari memarahi anak antara lain sebagai berikut :

1. Tertekan
Anak yang sering mendapat marahan dari orang tua, akan menjadikan kejiwaan anak menjadi tertekan. Bila anak sudah demikian maka ditakutkan ia akan meluapkan perasaannya tersebut pada orang lain, salah satunya adalah teman sekolah atau teman bermainnya.

2. Anak tidak memiliki kemampuan dalam mengambil keputusan
Seringnya anak dimarahi maka akan menurunkan kemampuan anak dalam mengambil keputusan. Hal tersebut disebabkan karena acap kali anak mendapat teguran.

3. Anak menjadi minder
Ketika anak sering dimarahi atau dibentak, maka anak akan merasa minder. Anak akan menjadi sosok yang takut untuk melakukan hal yang baru. Acap kali anda memarahi anak ketika melakukan sesuatu yang menurut anda berbahaya tetapi bukan dengan cara memberikan pemahaman kepada mereka, tentu akan membuat anak sering merasa bersalah.

4. Anak menjadi sosok yang pemarah dan judes
Anak yang sering mendapat bentakan dari orang tua akan menjadikan diri anak menjadi pemarah. Luapakan kemarahan tersebut akan diungkapkan kepada orang lain, dan bila ini terjadi pada anak anda maka dikhawatirkan anak akan dikucilkan dari teman-temannya.

5. Anak menjadi sosok yang apatis dan tidak peduli

Demikian informasi singkat yang bisa saya bagikan pada kesempatan kali ini. Nantikan artikel menarik lainnya di website ini

Wasalam.... ( penulis : Martinus Paulus )

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Komentar