Langkah-langkah Pembelajaran Menulis Cerita Berdasarkan Pengalaman Langsung ke konten utama

Langkah-langkah Pembelajaran Menulis Cerita Berdasarkan Pengalaman

Langkah-langlah pembelajaran menulis cerita berdasarkan pengalaman - Menulis cerita bagi siswa sekolah dasar kelas 5 bukanlah hal yang mudah. Apalagi jika siswa tersebut enggan membaca cerita. Maka akan mengurangi pembendaharaan siswa dalam menulis.

Menulis cerita pengalaman pribadi yang dibelajarkan di sekolah dasar kelas 5 merupakan bentuk kegiatan untuk meningkatkan minat siswa untuk senantiasa gemar menulis.

Untuk menciptakan kegiatan pembelajaran menulis yang efektif dan kondusif, maka diperlukan kreatifitas guru dalam menciptakan pembelajaran bagi siswa.

Yang terpenting adalah bagaimana guru mampu membuat siswa menyenangi kegiatan menulis, untuk itu diperlukan trik dan kiat guru dalam membelajarkan pengalaman menulis cerita berdasarkan pengalaman.

Berikut ini akan saya sajikan bagaimana trik dan ide kreatif atau lebih tepatnya langkah-langkah dalam pembelajaran menulis cerita berdasarkan pengalaman :

1. Berikan Apersepsi dengan Menanyakan Pengalaman Siswa yang Pernah Dialami


Sebelum anda memasuki inti kegiatan pembelajaran, maka sebaiknya anda malakukan apersepsi terlebih dahulu.

Kegiatan dalam apersepsi yang anda lakukan sebelum akan membelajarkan siswa menulis pengalamannya, terlebih dahulu anda menanyakan pengalaman yang pernah dialami siswa anda tersebut.

Dengan mengajak siswa untuk mengingat kembali pengalaman yang dialami, akan mempermudah mereka untuk menulis kembali pengalaman yang dialami.

2. Memberikan Kesempatan Kepada Siswa Untuk Menceritakan Kembali Pengalamannya Dihadapan Teman


Ketika siswa anda sudah menemukan pengalaman yang menarik untuk mereka tulis. Maka berikanlah kesempatan kepada mereka untuk menceritakan kembali kepada teman -teman di kelas.

Dengan memberikan peluang demikian, maka akan tumbuh rasa percaya diri mereka. Guru pun akan dengan mudah menemukan kekurangan siswa dalam menceritakan kembali pengalaman yang dialami.

3. Berikan Contoh dan Cara dalam Merumuskan Kerangka Karangan


Setelah siswa mampu menemukan ide cerita tersebut, maka berikan contoh sebuah kerangka karangan. 

Berikan siswa anda kesempatan untuk mencermati kerangka karangan tersebut, hingga tersusun menjadi sebuah karangan.

Dari kegiatan tersebut maka siswa akan lebih mudah dalam mengembangkan tulisan yang akan mereka buat.

4. Tulis Apa yang Ada di Pikiranmu 


Selanjutnya anda tinggal memberikan kebebasan kepada siswa anda untuk menulis apa yang ada di pikiran mereka.

Perlu sesekali guru mengingatkan siswa untuk tidak menulis keluar dari kerangka karangan. Kembangkan ide dengan ide-ide pendukung.

Guru juga hendaknya melakukan pendampingan kepada siswa, sehingga mereka merasa nyaman dan tidak merasa terbebani di dalam menulis. 

Perhatikan penulisan bahasa siswa, jangan sampai bahasa yang masuk dalam tulisan anak, lebih banyak menggunakan kalimat yang tidak baku.

Belajarkan kepada mereka menulis dengan baik dan benar sejak dini. Tanda baca dan penggunaan huruf kapital menjadi bagian yang tidak boleh luput dari pengamatan guru.

Demikian informasi singkat tentang langkah-langkah dalam pembelajaran menulis cerita berdasarkan pengalaman.

Semoga tulisan sederhana ini bisa memberikan inspirasi bagi seluruh pendidik di sekolah dasar. Harapan saya bila tulisan ini memberikan manfaat dan anda rasa cocok untuk diterapkan, saya harap jangan lupa untuk dibagikan kepada kawan pendidik lainnya.

Salam pendidikan dan jangan lupa subscribe email anda di kontak yang sudah saya sediakan, anda akan memperoleh artikel menarik lainnya secara gratis setiap harinya. 

Wasalam !!!

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Komentar