Nilai Ulangan Harian Siswa Anda Jelek? Mungkin Inilah Penyebabnya Langsung ke konten utama

Nilai Ulangan Harian Siswa Anda Jelek? Mungkin Inilah Penyebabnya

Nilai ulangan harian siswa anda jelek? Mungkin inilah penyebabnya - Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah sudah pasti selalu memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar serta keaktifan siswa. 

Berbagai strategi serta media yang digunakan guru untuk mencapai tujuan tersebut. Bahkan menciptakan kegiatan pembelajaran yang menyenangkan merupakan salah satu faktornya. 

Namun, terkadang yang menjadi harapan guru tersebut tidak serta merta berhasil dengan baik. Ulangan harian merupakan salah satu kegiatan untuk mengukur keberhasilan guru dalam melaksanakan pembelajaran dan keberhasilan siswa dalam menerima pelajaran dari sang guru.

Ketika harapan tidak sesuai dengan kenyataan, di sanalah muncul yang namanya masalah. Masalah yang harus dipecahkan oleh guru. Melihat kedalam dan melihat keluar kegiatan yang sudah dilakukan merupakan jalan keluar yang harus dilakukan guru tanpa harus menilai siswa dengan cap sebagai anak yang bodoh.

Melihat ke dalam merupakan perenungan yang dilakukan oleh guru terhadap segala persiapan dan penampilannya di dalam mengajar. Melihat ke luar, merujuk pada kondisi yang mempengaruhi kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.

Bila dalam kegiatan ulangan harian yang sudah anda lakukan masih saja ditemukan siswa dengan perolehan nilai yang masih jauh di bawah ketuntasan, maka mungkin sebaiknya anda melihat kembali hal-hal berikut ini. Karena bisa saja beberapa hal yang akan saya sampaikan ini menjadi penyebab siswa anda memperoleh nilai di bawah ketuntasan.

1. Kurang menyasar tujuan pembelajaran
Dalam pelaksanaan pembelajaran yang anda laksanakan, haruslah selalu menyasar pada ketercapain tujuan pembelajaran. Sebab dari tujuan pembelajaran tersebutlah anda akan membuat soal latihan atau ulangan harian. Bila siswa anda sudah mencapai tujuan pembelajaran dengan baik, maka akan mudah bagi siswa anda untuk mengerjakan ulangan harian.

2. Berikan penilaian diri bagi siswa sebelum ulangan harian
Mungkin kegiatan yang satu ini jarang dilaksanakan oleh guru. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan penilaian diri sebelum menghadapi ulangan harian. Dengan melakukan penilaian diri maka siswa akan mengetahui kekurangan dan kelebihannya. Kekurangan siswa inilah yang harus diatasi guru dengan cara mengulang kembali materi pelajaran yang belum dikuasai siswa, Dengan demikian siswa akan siap dalam menghadapi ulangan harian.

3. Pembuatan soal menggunakan kisi-kisi
Agar soal ulangan harian yang anda akan laksanakan berjalan dengan baik. Maka dari itu, membuat kisi-kisi soal penting untuk dilakukan. Dengan adanya kisi-kisi, maka sasaran ulangan harian yang anda lakukan tidak akan melenceng dari tujuan yang diharapkan. Sehingga apa yang siswa anda pelajari maka itulah yang akan muncul dalam ulangan harian.

4. Kurangnya siswa diberikan alokasi waktu belajar untuk materi yang diujikan
Penting bagi guru sebelum melaksanakan kegiatan pembelajaran di awal tahun pelajaran untuk mempersiapkan alokasi waktu pembelajaran. Tentunya materi yang dirasa sulit bagi siswa, harus diberikan alokasi waktu yang lebih banyak. Dengan demikian siswa akan memperoleh waktu belajar yang lebih banyak untuk materi tersebut.

5. Pendampingan belajar di rumah oleh orang tua
Tugas mendidik bukanlah sepenuhnya terletak di tangan guru. Orang tua juga seharusnya ikut berperan dalam memberikan pendampingan pada buah hati mereka dikala belajar di rumah. Maka dari itu, untuk membantu kerjasama pendampingan anak belajar di rumah dan di sekolah, maka pihak sekolah harus mempersiapkan buku penghubung antara orang tua dan guru. Sehingga dari buku penghubung tersebut, maka akan terjalin hubungan yang baik antara guru dan orang tua siswa dalam memberikan pelayanan pendidikan bagi anak.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Komentar