Langsung ke konten utama

Cara Orang Tua Mendampingi Anak Menghadapi Ujian

Cara orang tua mendampingi anak menghadapi ujian --Mendengar kata ujian tentu semua akan tertuju perhatiannya pada kegiatan belajar. Wajar saja karena memang pada kenyataannya ujian merupakan proses akhir yang harus dilakukan untuk mengukur ketercapaian di dalam belajar.

Siswa yang akan menghadapi ujian sudah barang tentu akan mempersiapkan keseluruhan mulai dari persiapan fisik agar tidak sakit ketika ujian, mempersiapkan mental, agar tidak tegang dan gerogi di waktu ujian serta mempersiapkan pengetahuan, tentu dengan cara belajar.

Kesiapan menghadapi ujian tidak hanya dilakukan oleh siswa saja. Pihak sekolah pun dengan intens'nya melakukan tes tray out untuk mengukur kesiapan siswa menjelang ujian.

Demikian pula lembaga bimbingan belajar swasta kembali marak melaksanakan uji coba persiapan ujian di semua jenjang pendidikan. Tentu hal tersebut adalah suatu upaya untuk meningkatkan hasil ujian bagi siswanya.

Lalu bagaimana dengan orang tua di rumah?

Apakah mereka harus berdiam diri begitu saja, dan memberikan kewenangan sepenuhnya pada lembaga pendidikan dalam hal ini sekolah?

Jawabannya seharusnya tentu TIDAK!

Orang tua di rumah memiliki peran dalam mendampingi anak belajar di luar sekolah. Pendampingan yang dilakukan oleh orang tua tentunya tidak sama dengan guru yang melakukan pembelajaran di kelas. Mengingat latar belakang pendidikan orang tua yang berbeda, serta tidak semua dari kalangan pendidik.

Namua, itu bukan menjadi suatu alasan dari para orang tua untuk tidak ikut ambil bagian dalam mendampingi anak belajar di rumah.

Setiap anak memiliki gaya belajar yang sangat berbeda satu sama lainnya. Ada anak yang senang belajar di sekolah, karena menurutnya guru disekolah begitu pandai dalam mengajar. Sehingga apa yang disampaikan guru bisa dimengerti anak.

Tidak sedikit anak yang suka belajar dengan cara membaca materi pada buku pelajaran. Anak dengan tipe ini akan lebih suka mengurung dirinya untuk belajar di kamar.

Ada pula anak yang tidak ambil pusing menjelang ujian. Anak dengan tipe ini sangat cuwek akan apapun hasil ujiannya. Mau hasil ujian jelek apa lagi bagus mereka tetap cuwek. Yang terpenting bagi mereka adalah satu beban sudah teratasi, setelah ujian.

Orang tua tentu menginginkan hasil yang baik dari ujian anaknya. Tidak bisa dipungkiri orang tua masih menilai keberhasilan hanya dari tingkat nilai yang tinggi dalam prestasi akademik.

Orang tua pun melakukan berbagai cara untuk mengupayakan hasil ujian anak lebih baik. Tentu cara yang dilakukan sangat beragam namun seluruhnya memiliki kesamaan, yaitu melakukan dengan cara yang jujur.

Banyak cara yang dilakukan oleh orang tua untuk mendampingi anak menjelang ujian. Orang tua jangan sampai memiliki ambisi agar anaknya sukses dalam ujian, namun dalam kesehariannya sebelum ujian, masih ada orang tua yang tidak peduli akan kegiatan yang dihadapi anaknya ( ujian )

Tentu bila orang tua ingin anaknya sukses menghadapi ujian, maka jangan digenjot anaknya untuk belajar hanya pada waktu-waktu menjelang ujian.

Dampingilah anak jauh hari sebelum ujian. Dalam hal ini mendampingi anak setiap waktu ketika mereka sedang belajar.

Saya yakin tidak semua orang tua memahami materi pelajaran yang sedang dipelajari anaknya. Dengan kondisi tersebut pendampingan yang dilakukan oleh orang tua di rumah tidak sama dengan sikap guru diwaktu proses pembelajaran berlangsung. Tetapi, itu bukan sesekali ketika orang tua mengetahui materi pelajaran yang dipelajari anak dan mereka menemukan hambatan, maka orang tua pun bisa melakukan pendampingan pada proses pelatihan siswa.

Janganlah anda menjadi orang tua yang terlampau bangga melihat anak membaca buku sambil komat-kamit, anak mengunci pintu untuk belajar persiapan ujian dan lain sebagainya.

Bukan berarti anak yang hanya membawa buku kesana kemari hanya untuk mencati sensasi. Anak demikian adalah anak yang sungguh dalam belajar.

Orang tua dapat mendampingi anak menghadapi ujian dengan memberikan waktu yang sempurna bagi anak.

Artinya, ketika anak sedang belajar maka orang tua dan keluarga yang lainnya tidak menyalakan televisi. Melainkan seluruh keluarga lainnya ikut dengan melakukan kegiatan membaca buku.

Sebagai orang tua anda harus menyadari kalau setiap anak memiliki kekurangan dan kelebihan. Sama dengan kita sebagai orang dewasa. Mulailah memberikan nasihat mengingatkan anak akan pentingnya belajar. Ingatkan anak dengan kalimat yang lembut dan tidak membentak.

Anak yang dibentak dan disuruh-suruh untuk belajar malah cenderung mereka tidak belajar dengan sungguh-sungguh. Hanya sekedar membawa buku atau mengunci pintu di kamar agar terlihat rajin. Nah, jadi yang terpenting adalah bagaimana menyadarkan mereka bahwa belajar itu menjadi sebagai sebuah kebutuhan bukan keharusan.

Orsngntua memang sudah sepatutnya mendampingi anak di dalam mempersiapkan dirinya mereka untuk ujian. Memberikan semangat saat anak sedang belajar, dengan menyiapkan membuatkan mereka makanan ringan sebagai teman belajar, akan memberikan suasana yang berbeda bagi anak. Mereka akan lebih merasa dihargai. Dengan demikian tumbuhlah semangat belajar mereka.

Orang tua juga harus mengerti tentang perbedaan gaya belajar setiap anak. Jangan sampai ketika kita melihat anak kita duduk-duduk dengan santainya di rumah dan bukan membaca buku, maka reaksi kita jangan langsung marah. Kemudian membentak anak dan menyuruhnya belajar.

Padahal bisa saja anak Anda memiliki gaya belajar, lebih senang belajar di sekolah. Dengan pendampingan guru, sehingga menurutnya tidak terlalu serius lagi belajar di rumah, sebab di sekolah sudah dipahami dengan baik.

Jadi, bagi orang tua dalam mendampingi anak mempersiapkan diri untuk ujian, yang terpenting adalah dampingi anak setiap waktu jauh hari sebelum waktu ujian.

Cara inilah yang dipandang lebih tepat. Sehingga suasana belajar menjadi lebih santai dan tidak kaku.

Anak pun tidak akan melihat orang tuanya sangat ketat mengawasi menjelang ujian saja. Habis itu, tidak lagi.  Tolong jangan seperti itu. Mari dampingi belajar anak setiap waktu.

Salam pendidikan dan sukses selalu.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Komentar