Mengenang Pramoedya Ananta Toer Bagi Para Blogger

Mengenang Pramoedya Ananta Toer Bagi Para Blogger- Bila anda membuka halaman utama mesin pencari google, maka anda pun akan dihadapkan dengan sebuah google doodle yang berisikan gambar seorang lelaki tua yang sedang nampak asik dengan mesin ketiknya. Kemudian di belakang gambar tersebut terdapat sebuah keyboard mesin ketik. Siapa dia?

Ya, beliau tiada lain adalah Pramoedya Ananta Toer . Pria yang dilahirkan di Blora, Jawa Tengah 6 Pebruari 1925 silam, merupakan sosok yang paling dikagumi dikancah tulis menulis. Meskipun selama ini saya belum pernah membaca satu buku dari karya beliau, namun ketika mencari informasi di wikipedia ternyata banyak karya sastra yang telah beliau tuntaskan.

Pramoedya telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan diterjemahkan ke dalam lebih dari 41 bahasa asing (Wikipedia )

Semasa hidupnya, Pram, demikian dia disapa, menulis berbagai novel, cerita, jurnal, dan kronik sejarah. Dia kerap mengkritik pemerintah melalui karya-karyanya, sehingga kerap bersinggungan dengan penguasa di masanya.
google doodle 6 Pebruari 2017

Karena kritikan dari karya sastra tersebut, Pram sempat diasingkan di Pulau Buru Maluku. Selama diasingkan tersebut, Pram berhasil membuat sebuah karya novel.

Tetralogi Buru, empat novel karya Pramoedya Ananta Toer yang menceritakan kisah-kisah pembentukan nasion Indonesia masih laris diburu peminatnya, terbukti hanya dalam dua pekan sejak cetak ulang Juli 2015 sudah terjual 10.000 eksemplar (Antaranews)

Bila kita melihat semangat Pramoedya Ananta Toer sangatlah gigih untuk selalu menulis. Di masanya yang begitu sulit serta akses untuk menulis di batasi tidak membuat ide Pramoedya Ananta Toer terkungkung dalam dinding pembatas kebebasan menulis.

Pada zaman sekarang dengan akses menulis yang begitu mudah , namun kita jarang sekali melakukan aktivitas menulis. Kutipan  Pramoedya Ananta Toer  yang menjadi penyemangat untuk menulis bagi penulis pemula yakni  " Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang di dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian"

Kutipan tersebut memberikan dorongan bagi kita untuk selalu melakukan aktivitas tulis menulis. Ibarat kalau gajah mati meninggalkan gadingnya, maka manusia mati akan meninggalkan karyanya (tulisan) yang tidak akan lekang oleh waktu.

Menjadi penulis melalui media Blog, baik blog personal maupun bisnis semuanya tentu diawali dengan semangat dan hobi untuk menulis.

Menulis yang bermanfaat bagi masyarakat luas dan bukan menulis untuk memberikan info Hoax yang banyak beredar di dunia maya sekarang ini.

Menulis memang bukanlah pekerjaan mudah, dan bukan pula sesuatu yang sulit. Menulis yang digunakan untuk hanya sekedar menyampaikan informasi ringan seperti Blog ini tentu tidak begitu sulit untuk mengisinya dengan tulisan yang ringan dan garing.

Berbeda dengan karya tulis ilmiah yang memang mengharuskan memiliki tata bahasa yang baku dan harus runtut dan padu.

Nah, bila anda ingin menulis mulailah dengan membuat sesuatu yang ringan di media online anda. Anda bisa menulis lewat facebook, twiter, dan lewat blog. Mulailah dengan menulis hal yang sederhana dan tidak mengharuskan bahasa yang terlalu baku.

Anggap saja anda sedang menulis catatan harian atau hanya sekedar membagi cerita kepada teman. Ayo, ambil pena atau laptop anda dan mulailah menulis.

Wasalam !!


0 Response to "Mengenang Pramoedya Ananta Toer Bagi Para Blogger"

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel