Sifat Cahaya, Contoh dan Pembelajarannya

Sifat cahaya, contoh dan pembelajarannya - Mata pelajaran IPA khususnya di sekolah dasar sudah mulai diajarkan materi tentang cahaya. Materi pelajaran cahaya di sekolah dasar masih pada cakupan  sifat-sifat cahaya beserta contohnya.

Seperti yang dikutip dari Wikipedia cahaya adalah sebuah gelombang elektromagnetik polikromatik. Gelombang tersebut memiliki kecepatan hingga 400mn.

Cahaya terpancar dari benda benda yang bercahaya. Benda yang mampu mengeluarkan cahaya sendiri disebut sebagai sumber cahaya.

Beberapa contoh benda yang bisa disebut sebagai sumber cahaya adalah matahari, lilin, korek api, senter dan lampu.

Benda benda tersebut mampu memancarkan sendiri cahayanya. Mungkin Anda tahu lagi contoh sumber cahaya lainnya?

Cahaya yang dipancarkan dari sumber cahaya memiliki beberapa sifat.

Berikut ini beberapa sifat-sifat cahaya beserta contohnya.

1. Cahaya merambat lurus
apakah Anda pernah menyalakan sebuah lampu senter? Cahaya lampu tersebut bila Anda sorotan pada sebuah benda maka akan menunjukkan rambatan cahaya yang lurus.

Contoh lain yang bisa dilakukan untuk mengetahui rambatan cahaya lurus adalah :
Buat tiga buah kertas karton dengan lobang di tengahnya. Kemudian siapkan satu buah kertas putih sebagai layarnya.

Jejerkan kertas karton yang sudah berlobang tadi. Dan tempatkan kertas putih di bagian belakang.

Selanjutnya nyalakan lampu senter tepat mengenai lubang karton. Anda pasti akan melihat cahaya pada layar.

Hal tersebut terjadi karena cahaya lampu merambat lurus. Bila salah satu karton kita bengkokkan maka tidak akan bisa merambat lurus sampai ke layar.

2. Cahaya menembus benda bening
Sifat cahaya berikutnya adalah cahaya dapat menembus benda bening.

Beberapa benda seperti air, gelas bening dan kaca mampu di tembus dengan mudah oleh cahaya.

Sebaliknya cahaya tidak mampu menembus benda gelap. Seperti karton, kayu tembok dan lain sebagainya.

3. Cahaya dapat dibiaskan
Sifat cahaya berikutnya adalah cahaya dapat dibiaskan. Anda mungkin pernah mengalami sebuah peristiwa dimana ketika melihat kolam yang jernih maka akan terlihat dangkal. Semua  itu terjadi karena pembiasan cahaya.

4. Cahaya dapat dipantulkan
Pelantikan cahaya kerap kita bisa temukan dalam kehidupan sehari-hari. Kita bisa melihat benda juga karena adanya pelantikan cahaya matahari yang mengajak benda di sekeliling kita.

Pelantikan cahaya di tempat yang rata akan menciptakan pelantikan teratur. Sebaliknya pelantikan pada tempat yang tidak rata akan mengakibatkan terjadinya pemantulan difus atau baur.

Demikianlah sahabat informasi tentang sifat cahaya. Semoga bermanfaat .

Wasalam ! 

0 Response to "Sifat Cahaya, Contoh dan Pembelajarannya "

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel