Melatih Siswa SD Berwirausaha Agrobisnis Langsung ke konten utama

Melatih Siswa SD Berwirausaha Agrobisnis

Melatih Siswa SD Berwirausaha Agrobisnis - Jiwa wirausaha memang sangat dibutuhkan di jaman sekarang ini. Dengan semakin tingginya pendidikan masyarakat dan tidak dibarengi dengan pertumbuhan lapangan pekerjaan, maka akan membuat semakin ketatnya persaingan untuk memperoleh pekerjaan. Semua bisa dihindari jika para generasi muda mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Seperti kata seorang bisnismen yang ternama, lebih baik memliki usaha kecil namun anda bisa jadi bosnya daripada anda berpakaian yang necis tetapi anda tetap hanya menjadis seorang pegawai didalamnya.

Menjadi seorang wirausaha hendaknya sudah dibelajarkan kepada anak sejak kecil. Usia SD merupakan kesempatan paling tempat untuk menanamlam jiwa wirausaha tersebut. Banyak kegiatan yang bisa dijadikan media untuk membelajarkan siswa berwirausaha.

Kegiatan pembelajaran seni budaya dan prakarya misalnya, banyak memberikan pelatihan keterampilan kepada siswa. Hasil prakarya siswa bisa dipasarkan yang nantinya akan menghasilkan uang.

Mungkin anda bisa mencoba wirausaha agrobisnis di sekolah. Memanfaatkan lahan kosong di sekolah untuk ditanami tanaman pangan tidak lah begitu sulit. Siswa diajak untuk belajar menanam sayuran, buah-buahan dan berbagai jenis tanaman pangan lainnya.

Banyak manfaat yang bisa diperoleh dari kegiatan tersebut. Satu sisi bisa melatih siswa bercocok tanam dan disisi lain suasana sekolah bisa dijadikan ruang hijau. Wajah sekolah pun akan berubah.

Bila anda tidak memiliki lahan yang cukup, mencoba menanam tanaman dengan sistem hidroponik bisa dijadikan pilihan. Bila anda kurang menguasai bagaimana tekniknya, anda pun tidak perlu kahwatir semua bisa anda cari di google.

Selain hidroponik, menggunakan berang-barang bekas seperti botol plastik minuman mineral untuk dijadikan media tanam akan sangat bermanfaat bagi lingkungan.Selain mudah diperoleh, memanfaatkan botol bekas minuman mineral akan membuat lingkungan terbebas dari sampah anorganik.

Caranya pun sangat mudah. cukup dengan botol bekas minuman mineral yang dilubangi kemudian diisi dengan tanah yang kaya akan humus kemudian tanam bibitnya disana. Selanjutnya tinggal merawatnya dengan teratur, maka bibit pun akan tumbuh dengan subur.

Siswa dilatih untuk membuat kebun sayuran di belakang kelasnya masing-masing. Kebun tersebut harus dirawat dengan baik oleh semua anggota kelas dengan dibawah binaan dari guru kelas masing-masing.

Disini siswa akan belajar bagaimana kerja keras untuk menjadi seoranag entrepreneur. Berusa agar tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan.

Siswa juga akan belajar bagaimana bersaing secara sehat dalam dunia usaha, dan yang terpenting adalah anak belajar bekerja keras untuk memperoleh hasil senantiasa memegang teguh kejujuran.

Hasil panen dari kegiatan menanam tanaman pangan bisa dijual di warung terdekat atau dibeli oleh guru dan para pegawai di sekolah.

Dengan cara ini siswa akan belajar bahwa pekerjaan sederhana sekali pun bila dilakukan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan.

Nantinya hasil penjualan tersebut akan dijadikan kas oleh siswa di kelasnya masing-masing. Guru bisa melakukan pendampingan dan memonitor bagaimana cara siswa dalam bekerja.

Bagaimana sobat, mungkin dapat menginspirasi anda sekalian, bila bermanfaat jangan lupa dibagikan dan selamat mencoba.

BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA

Komentar