Menulis Saja, Urusan Ada Tidak Yang Membaca Itu Nanti

Mungkin ketika pemirsa membaca judul artikel yang saya buat kali ini dipandang kurang pas, atau sudah lumrah beredar di media online tentang judul artikel yang berbau tulis menulis. Ini sengaja saya buat untuk hanya untuk memotivasi adik-adik pelajar yang mulai terjun ke dalam dunia tulis menulis. Bahkan saya akan mengajak adik pelajar sekolah dasar kelas VI yang sudah mulai diberikan tugas menulis oleh Bapak/Ibu Guru di sekolah.

Menulis memang kadang menjadi suatu aktivitas yang sulit untuk dilakukan. Meskipun ide sudah segunung ada di dalam pikiran, namun tidak kunjung keluar dengan teratur dan tertata. Kenapa hal tersebut bisa terjadi?  Mohon bersabar untuk mengetahuinya, dan mohon pemirsa melanjutkan terlebih dahulu tulisan ini.

Kegiatan menulis menjadi lebih mudah dan menyenangkan ketika kita berpikir kalau menulis itu tidak jauh berbeda dengan berbicara secara verbal.

Cuma saja, apa yang kita sampaikan tersebut tertuang di dalam deretan huruf yang terangkai menjadi kata kemudian menjadi sebuah kalimat yang tersusun dalam sebuah paragraf.

Jadi saya rasa anda mungkin begitu lancar ketika berbicara dengan teman atau keluarga mengutarakan apa yang dilihat apa yang dirasa dan dialami secara lisan. Lalu mengapa ketika dihadapkan dengan menulis kita merasa menulis itu sulit?

Nah, itulah yang saya maksudkan. Karena kita tidak menganggap kalau menulis itu sama halnya dengan berbicara, cuma saja lewat bahasa tulis bukan bahasa verbal.

Kalau sudah demikian jadi apa yang ingin anda sampaikan kepada orang lain, cobalah tuangkan ke dalam tulisan. Maka anda pun akan merasakan kalau menulis itu bukanlah hal yang sulit.

Pakem Menulis Yang Harus di Perhatikan

Dalam dunia tulis menulis tentunya kita tidak bisa melupakan aturan dalam bahasa tulis. Seperti, tanda baca, penggunaan huruf kapital.  Tanda baca menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam setiap kalimat yang ada susun. Sebab kalimat yang tidak diberikan tanda baca akan memberikan arti yang berbeda.

Mengapa dikatakan demikian, karena dalam kalimat tertulis si pembaca belum tentu memberikan intonasi yang benar dalam kalimat tersebut. Sehingga tanpa tanda baca, apa yang menjadi harapan si penulis tentang lagu kalimat tersebut tidak akan tercapai.

Contohnya berikut ini :
Kalimat yang disampaikan secara lisan : Kamu menulis.

Bila kalimat tersebut diucapkan secara lisan, tentu si pendengar akan mengerti kalau  kalimat tersebut bertanya atau memerintah.

Semua tergantung dari intonasi si pengucap. Misalnya diucapkan dengan intonasi bertanya, maka akan menjadi kalimat tanya. Diucapkan dengan intonasi menyuruh, maka akan menjadi kalimat perintah.

Lalu bagaimana dengan bahasa tulis?

Sedikit berbeda dengan bahasa lisan. Bahasa tulis harus dilengkapi dengan tanda baca untuk memperjelas kalimat tersebut.

Saya ambil kalimat yang sebelumnya : Kamu menulis?   Kamu Menulis !

Nah, dengan tanda baca menjadikan kalimat yang sama mempunyai maksud yang berbeda.

Ketika anda mulai terjun kedalam dunia tulis menulis. Meskipun itu menulis yang asal tulis dan luapan perasaan tetap harus memperhatikan penulisan yang baik.

Adakah Yang Membaca Tulisan Saya Nanti?

Untuk yang satu ini harus anda hilangkan pemikiran demikian. Walaupun tidak ada orang lain yang membaca tulisan anda, paling tidak tulisan dibaca oleh anda sendiri.

Jadi jangan berpikir tidak ada yang membaca. Tulis saja dulu dan buat konten yang menarik, kalau sudah menarik pastinya akan datang kembali dan lagi dan lagi.

Bila sahabat ingin menulis di media online, Blog Pendidikan ini pun bisa anda jadikan sebagai media menulis. Kirimkan saja tulisan anda ke kontak kami, maka kami akan publikasikan dengan segera. Sehingga tulisan anda pun akan dibaca oleh masyarakat luas.

Salam menulis !

0 Response to "Menulis Saja, Urusan Ada Tidak Yang Membaca Itu Nanti"

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel