Berternak Ayam Kampung di Desa Cukup Mudah dan Menguntungkan

Sebagai anak yang lahir dan tumbuh berkembang di desa, saya jadi akrab sekali bagaimana tinggal di desa. Mulai dari bangun pagi hingga menjelang tidur kembali di malam hari, aktivitas di desa tidak lekang untuk dinikmati.

Kini banyak pemuda desa yang merantau mengadu nasibnya ke kota, dengan tujuan yang jelas untuk mengubah nasib melalui pekerjaan yang dinilai lebih layak daripada di desa. 

Akan tetapi berbeda dengan pemikiran saya. Pekerjaan dimana pun jika dilakukan dengan niat yang tulus, usaha yang tiada henti, kecerdikan melihat peluang bisnis, dan selalu penuh kreatifitas dalam mengembangkan usaha, pasti akan menghasilkan penghasilan yang layak. 

Salah satu usaha yang bisa Anda kembangkan adalah usaha berternak ayam kampung. Memhapa mesti ayam kampung, dan bukan dengan ayam jenis ras. 

Ada beberapa alasan menurut saya kenapa beternak ayam kampung patut dicoba jika Anda tinggal di desa. 

#Lingkungan yang mendukung

Beternak ayam kampung di desa dengan suasana pedesaan sangat pas sekali. Anda tidak akan kesusahan untuk mencari pakan bago ternak Anda. Apalagi ayam kampung, yang memiliki daya tahan jauh lebih kuat dari ayam ras. 

#Bahan membuat kandang mudah ditemukan

Jika Anda tinggal di desa , mencari sarana pembuatan kandang tentu tidaklah sulit. Bahkan Anda bisa tidak mengeluarkan biaya yang mahal hanya untuk sekedar membeli bambu. 

Dengan begitu sangat pas jika anda mencoba menerapkan usaha yang satu ini. 


#Ayam kampung mampu cari makan sendiri

Inilah bedanya ayam kampung dengan ayam ras. Ayam kampung mampu hidup mandiri tanpa majikannya. Meskipun demikian bukan berarti ayam kampung bisa diterlantarkan begitu saja. 

Pemberian pakan tetap harus anda perhatikan kalau tidak bagaimana akan mendatangkan hasil. Jika dibarengi dengan pemberian pakan dan suasana desa yang alami, akan membuat ayam kampung tumbuh dengan alami. 


Penjualan ayam kampung pun tidak kalah bersaing dengan ayam ras. Bahkan di lingkungan kampung saya dan teman-teman rasa ayam kampung lebih lezat, apalagi dicampur dengan sambal bawang. Wah.... makyos. 


Pemasaran ayam kampung saya rasa di beberapa pasar tradisional masih laris manis. Jika anda ingin mencoba beternak ayam kampung, cobalah beberapa ekor saja dulu. Kalau perlu beli pejantan dan betinanya. 


Disamping daging, telur ayam kampung pun dikatakan berkasiat. Bahkan beberapa teman yang mengalami musibah sakit, ada juga yang sarana pengobatannya menggunakan telur ayam kampung dan madu. 


Apapun usaha anda, dan sesederhana apapun itu, yang terpenting adalah usaha itu halal dan lakukanlah dengan penuh semangat serta senantiasa menyerahkan hasilnya kepada Yang Maha Kuasa. Kalau sudah niat kita tulus, pastilah ada jalan. Selamat berwirausaha. Wasalam !

0 Response to "Berternak Ayam Kampung di Desa Cukup Mudah dan Menguntungkan "

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel