Sebuah Usaha Orang Kecil, Menjual Lauk Pauk Keliling

Mungkin dengan membaca tulisan saya ini anda akan sedikit tertegun, apakah saya adalah pedagang kaki lima yang selalu berjualan setiap sore hari di pinggir jalan? Kalau saya boleh jawab, saya pedagang kaki enam. Mengapa, karena saya senantiasa menuliskan di depan laptop pengalaman dan hal-hal unik yang saya temui setiap hari, dan meskipun dagangan saya tidak ada yang membali, namun saya bangga bisa menuliskan sebuah cerita yang ada di lingkungan sekitar kita.

Usaha jualan keliling mungkin anda rasakan merupakan cara pemasaran yang paling sederhana dilakukan oleh mereka yang mencoba memulai usaha kecil. Dan yang jenis dagangan paling sering dipasarkan dengan cara keliling adalah jenis usaha jualan makanan. Mulai dari jualan bakso, es, martabak, lumpia dan jenis makanan lainnya, termasuk yang saya lihat waktu berkunjung kerumah mertua, jualan lauk pauk keliling.

Ketika itu saya sedang berkunjung ke rumah mertua yang masih berada dalam satu provinsi. Lingkungan tempat tinggal mertua memang bukanlah perkotaan, namun akses untuk mencari kota tidaklah jauh. Hanya dengan sepulu menit, sudah sampai di kota kabupaten.

Terdengar suara ibu-ibu yang memanggil-manggil “Blanja-blanja, lauknya Bu,,, Pak,,,, “

Saya pun ingin sekali melihat apa dagangan Ibu tersebut. Kemudian istripun memanggil penjual.  Saya amati dagangan lauknya cukup beragam. Mulai dari sayur pepaya, sayur labu siam, ikan teri goreng, krupuk, pepes ikan laut dan jenis makanan tradisional lainnya yang dibungkus dalam kantong plastik.

Kelihatannya cukup menggugah selera. Istripun membeli beberapa bungkus lauk dan sayuran. Luar biasa harganya cukup murah meriah, 2000 rupiah setiap bungkusnya. Memang sih ukuran bukusan plastik yang digunakan tidak terlalu besar, ukuran plastik ¼ .

Berdasarkan cerita dari penjual, setiap hari ibu itu membuat menu lauk pauk yang sudah matang, dan menjualnya secara berkeliling kompleks perumahan di sana. Dengan bermodal 50.000 di tambah modal sayuran sudah punya, yang dipetik dari kebun. Omset perhari jika laku terjual, bisa mencapai 80 ribu sampai 100 ribu.

Bila dipandang sebagai sebuah usaha kecil, jualan lauk keliling sungguh menjanjikan bagi mereka yang ingin mengelola keuangan. Anda bisa mencoba menjajakan di warung-warung sekitar kompleks perumahan anda.

Jika anda takut menu lauk pauk yang anda jual itu-itu saja, anda bisa mengkreasikannya dengan mencari info tips memasak di berbagai media internet. Cobakan dan pasarkan, dengan kreativitas maka usaha anda tersebut akan mampu memutar roda perekonomian harian anda.

Kelihatannya sederhana usaha yang satu ini, namun tidak sedikit orang kecil yang mencobanya sebagai sebuah bentuk aktivitas untuk memutar roda perekonomian.

Nah, bagi anda yang lebih kreatif, mungkin bisa mengemas bentuk lain dari usaha yang satu ini. Selamat mencoba.

0 Response to "Sebuah Usaha Orang Kecil, Menjual Lauk Pauk Keliling"

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel