Cara Sederhana Membudayakan Siswa Belajar Menjaga Kebersihan Sekolah

Berbicara masalah kebersihan tentu tidak hanya bisa sebatas teori belaka. Apalagi di jenjang sekolah, khususnya sekolah dasar. Saya yakin secara teori semua peserta didik pastinya fasih benar apa yang harus dilakukan pada sampah pembungkus makanan sehabis makan di jam istirahat. Tentu mereka akan menjawab dengan seratus persen benar, jika sampah tersebut harus dibuang ke tempat sampah.

Bila melihat kenyataan yang ada di sekolah, saya masih melihat  ada sebagian kecil dari siswa kita yang kurang tanggap dan peduli akan kebersihan lingkungan. Sehingga pada jam-jam tertentu masih kita lihat, siswa yang belum terbiasa membuang sampah di tempat sampah. Entah itu mereka lupa, atau karena memang pada dasarnya mereka belum meresa, kalau tanggung jawab kebersihan lingkungan sekolah adalah tanggung jawab kita bersama.

Mungkin saja jika kebiasaan ini dibiarkan maka akan membudaya hingga  ke jenjang pendidikan selanjutnya. Mengusahakan pembudayaan menjaga kebersihan sejak dini tentu bisa dilakukan dengan berbagai cara.  Salah satunya adalah dengan budaya “Lihat Sampah, Segera Ambil dan Masukkan ke tempat sampah”
Gambar ilustrasi dari google

Cara sederhana ini bisa anda cobakan di sekolah tempat anda mengabdi. Dimana ketika anak sedang bermain, berjalan menuju perpustakaan, pergi ke kantin, begitu lihat sampah maka anak tersebut wajib untuk mengambil dan membuangnya di tempat sampah.

Budaya ini tidak hanya berlaku untuk siswa saja, tetapi seluruh warga sekolah ( kepala sekolah, guru, staf pegawai, ibu kantin, petugas keamanan, dan perpustakaan) ikut berperan serta dalam membudayakan kebersihan lingkungan sekolah.

Masalah sanksi yang akan dikeluarkan jika ada yang tidak mematuhi tanggung jawab tersebut, bisa disesuaikan dengan kebijakan sekolah masing-masing. Yang terpenting adalah sanksi diberikan atas dasar penyadaran kepada pelaku, bahwa apa yang telah dilakukannya sebagai sebuah kesalahan. Jangan sampai sanksi diberikan, malah memberikan perasaan yang tertekan dan menakukan bagi anak.

Dengan budaya ini maka, sekolah anda akan tetap terjaga kebersihannya. Selama jam sekolah berlangsung hingga pulang sekolah, semua lingkungan masih tetap terjaga kebersihannya. Dengan begitu anda sebagai kepala sekolah atau guru piket tidak bakalan kelabakan harus menyiapkan warga sekolah melakukan pembersihan kembali jika ada petugas dari dias terkait yang datang ke sekolah.

Memajang poster pelarangan membuang sampah sembarangan,  slogan hidup bersih, akan membuat ingatan siswa akan pentingnya menjaga kebersihan senantiasa terjaga dan terpatri dalam sanubari mereka.

Dengan begitu kebiasaan ini akan menjadi budaya bagi seluruh warga sekolah. Tidak hanya di sekolah saja, akan tetapi kapan pun dan dimanapun mereka berada akan selalu membudayakan sikap ini. Begitu membawa sampah pembungkus makanan, akan segera mencari tempat sampah. Begitu lihat sampat di tempat umum, maka segera akan memungut dan membuangnya kembali ke tempat sampah.
Mudah-mudahan saja ide sederhana ini ada baiknya untuk menjaga kebersihan lingkungan, minimal sebatas kebersihan di lingkungan rumah siswa dan lingkungan sekolah.

Terimakasih sudah berkenan membaca artikel Riyan Pedia kali ini, semoga bermanfaat!.
Saran dan ide sangat kami harapkan untuk senantiasa menjadikan blog Riyan Pedia menjajdi sebuah kanal online bagi generasi milenial yang ingin melakukan perubahan sekecil apapun yang penting bermanfaat bagi masyarakat luas. Wasalam.

0 Response to "Cara Sederhana Membudayakan Siswa Belajar Menjaga Kebersihan Sekolah"

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel