SMS yang Kini Mulai Jarang Saya Gunakan

Memiliki sanak keluarga yang tinggal nunjauh disana, tentu membuat kita selalu rindu dan ingin bertemu dengan mereka. Namun, karena kesibukan dan pekerjaan, kita hanya bisa berkomunikasi melalui media komunikasi.

Dahulu komunikasi dilakukan secara satu arah melalui berkirim-kiriman surat. Cara ini merupakan sarana komunikasi satu arah. Kadang balasan surat yang kita kirim, lamanya bukan main kita terima.

Dibeberapa instansi dan organisasi, media komunikasi surat menyurat masih tetap dilakukan. Hal tersebut terkait dengan masalah pendokumentasian surat menyurat. Meskipun kadang pemberitahuan antar organisasi atau instansi ada yang menggunakan kirim pesan singkat atau elektronik sehingga pesan lebih cepat sampai dan tentunya menghemat biaya.

Terkait dengan pesan singkat, pada beberapa dekade sebelumnya masih eksis orang menggunakannya. Termasuk saya pribadi, selalu menggunakan komunikasi dengan pesan singkat yang paling lumrah dikenal dengan nama SMS.

Apalagi di masa-masa pacaran dulu. Kirim SMS dan menantikan balasannya sangatlah menegangkan. Zaman itu orang lebih banyak menggunakan handsphone poliponik dan belum ada era Smartphone kala itu.

SMS menjadi komunikasi yang mudah dan murah untuk dilakukan. Beberapa promo ditawarkan oleh para operator seluler terkait dengan tarif SMS.

Ada yang memberikan 200 SMS ke semua operator setelah menggirim beberapa SMs. Bahkan pada masa itu ada juga tarif penukaran SMS. Anda bayar sekian ribu maka akan mendapatkan SMS ratusan SMS dalam sebulannya.

Percakapan yang menarik pada zaman menggunakan HP poliponik kala itu adalah mengirim SMS dengan disertai bentuk tanda baca yang dipadukan hingga membentuk sebuah gambar yang lucu.

Apakah Anda pernah mengalami hal tersebut. Itulah sekelumit cerita saya ketika masih di era menggunakan SMS sebagai sarana komunikasi utama.

Wajar saja memilih cara tersebut, karena untuk menelpon biayanya cukup besar. Apalagi waktu itu saya hanyalah seorang anak kost, yang pengeluaran mesti diatur seeirit-iritnya.

Kini di zaman serba internet, frekuensi saya menggunakan SMS sebagai berkirim pesan singkat muali berkurang. Apalagi sekarang ini masyarakat pada umumnya lebih banyak menggunakan gadget berbasis Android, yang mana digadang-gadang sebagai ponsel pintar.

Dengan ponsel pintar tersebut kita bisa mengunduh berbagai aplikasi, sosial media yang mana aplikasi tersebut pun memiliki kemampuan mengirim pesan singkat.

Mengirim pesan singkat melalui layanan aplikasi media sosial tersebut pun sangat menarik. Kita bisa menambahkan stiker animasi yang lucu.

Selain pesan singkat, aplikasi media sosial juga bisa mengirim pesan suara. Tentu kemampuan tersebut tidak terdapat pada kemampuan mengirim SMS.

Kelebihan lain lagi dari mengirim pesan singkat berbasis aplikasi sosial media, adalah kita tidak kena biaya kirim pesan lagi. Sebab sudah menggunakan kuota internet, jadi sebanyak apapun kita mengirim tetap saja pulsa anda tidak berkurang.

Hal lain lagi yang membuat saya jarang mengunakan SMS sebagai media komunikasi karena banyak teman yang sudah menggunakan smartphone jadi langsung saja mengirim pesan melalui aplikasi medsos seperti mesengger, BBM, Line, WhatsApp , Instagram , Facebook, Twitter dan banyak lagi layanan media sosial yang memberikan jalan untuk mengirim pesan singkat.

Wasalam !

0 Response to "SMS yang Kini Mulai Jarang Saya Gunakan"

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel