Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 1 Subtema 2 Hewan Sahabatku

Setelah sebelumnya penulis sudah menyajikan rangkuman materi pada subtema 1 Lingkungan Sahabatku, kini penulis merilis rangkuman subtema yang kedua untuk siswa kelas 6 semester 1 dimana subtema 2 berjudul Hewan Sahabatku.

Rangkuman ini tidak hanya ditujukan untuk pendidik saja tetapi bisa juga dijadikan sebagai bahan pengayaan bagi siswa kelas 6 atau orang tua siswa yang sedang mencarikan rangkuman materi pembelajaran untuk buah hatinya yang sedang duduk di bangku sekolah dasar kelas 6.

Subtema Hewan Sahabatku pada kesempatan kali ini, masih akan madukan beberapa muatan pelajaran. Yakni ; Pkn, Bahasa Indonesia, IPA, IPS dan SBdP.  Dalam rangkuman subtema 2 Hewan Sabatku ini penulis akan menyajikan kompetensi dasar yang muncul pada subtema 2 Hewan Sahabatku untuk setiap muatan pelajaran.

Pkn : 3.1 Menganalisis penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehdupan sehari-hari.
Bahasa Indonesia : 3.1 Menyimpulkan informasi berdasarkan teks laporan
hasil pengamatan yang didengar dan dibaca.
IPA : 3.1 Membandingkan cara perkembangbiakan tumbuhan dan hewan.
IPS : 3.1 Mengidentifikasi karakteristik geografis dan kehidupan sosial budaya, ekonomi, politik di wilayah ASEAN.
SBdP : Memahami Patung.

Demikian kompetensi dasar yang akan dibelajarkan pada subtema 2 Hewan Sahabatku, yang akan dibelajarkan selama 6 kali pembelajaran.


Langsung saja berikut ini ringkasan materi subtema 2 yang bisa anda manfaatkan sebagai handout dalam melaksanakan pembelajaran di kelas.

Rangkuman materi muatan PKn; KD 3.1

Pancasila merupakan dasar negara Indonesia yang dijadikan sebagai pandangan dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara yang begitu beragam.

Keberagaman yang dimiliki oleh Indonesia dapat kita lihat dari adanya perbedaan agama, suku, ras, golongan, pekerjaan, budaya, dan lain sebagainya. Perbedaan tersebut sejatinya bukan sebagai pemecah persatuan, akan tetapi sebagai pemersatu bangsa ini.

Jika terjadi ketidak harmonisan antarumat beragama, maka akan menjadikan bangsa ini mengalami perpecahan. Tentunya hal itu sangat tidak kita inginkan. Perbedaan justru menjadikan bangsa dan negara kita semakin kuat, dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.

Pancasila yang terdiri dari lima sila, dimana kelima sila tersebut terkandung nilai-nilai yang adiluhur yang patut kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Berikut ini beberapa penerapan nilai-nilai dalam setiap sila Pancasila yang patut kita perhatikan dan laksanakan dengan baik dalam kehidupan.
Nilai luhur dalam Sila Pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa
1.    Memeluk agama sesuai denggan keyakinan.
2.    Menjalankan perintah agama yang dianutnya.
3.    Tidak memaksakan suatu agama ke pada orang lain.
4.    Mengembangkan sikap toleransi beragama
5.    Menjalankan Tri Kerukunanan Beragama.

Nilai luhur dalam sila Kedua, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab
1.    Membantu korban bencana alam.
2.    Berteman tanpa membeda-bedakan.
3.    Menghargai hak-hak orang lain.
4.    Membantu sesama tanpa membedakan suku, agama dan ras.
5.    Memberikan bantuan yang layak kepada korban bencana alam.

Nilai luhur sila ketiga, Persatuan Indonesia
1.    Membudayakan saling bergotong royong
2.    Mencintai produk buatan dalam negeri.
3.    Menggunakan bahasa persatuan dalam berkomunikasi dengan warga negara.
4.    Menjaga kelestarian kebudayaan bangsa.
5.    Memperingati hari-hari nasional.

Nilai luhur sila ke-empat, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaran/Perwakilan.
1.    Melaksanakan musyawarah dalam mengambil keputusan.
2.    Menghormati dan menghargai pendapat orang lain.
3.    Menjalankan hasil musyawarah dengan penuh tanggung jawab.
4.    Tidak memaksanakan pendapat dalam musyawarah.
5.    Menyimak penyampaian pendapat orang lain dalam musyawarah.

Nilai luhur sila kelima, Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
1.    Memerlakukan rakyat sama di muka hukum.
2.    Memberikan kesempatan yang sama kepada rakyat dalam pemerintahan.

Demikian penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari baik dilingkungan sekolah, di rumah dan di masyarakat.


Rangkuman muatan Bahasa Indonesia, KD 3.1
Materi Bahasa Indonesia memang tidak berdiri sendiri seperti materi pembelajaran pada kurikulum 2006. Dimana Bahasa Indonesia dibelajarkan secara terpisah.

Namun pada kurikulum 2013, pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi pengantar setiap muatan pelajaran yang ada dalam setiap subtema.

Pada rangkuman  subtema 2 ini untuk muatan Bahasa Indonesia, penulis akan meyajkan sebuah contoh sebuah informasi berkaitan dengan sebuah laporan yang disusun secara deskirptif.

Paragraf 1
Kelelawar merupakan satu-satunya jenis hewan mamalia yang dapat terbang
dengan menggunakan sayapnya. Seperti yang kita ketahui, kelelawar mencari makan pada malam hari. Kelelawar mencari makan
saat malam hari karena kelelawar sangat sensitif terhadap dehidrasi (kekurangan air). Oleh karena itu habitat atau tempat tinggal kelelawar biasanya di gua-gua, alam terbuka, atau di pepohonan. Jika siang hari
kelelawar akan tidur dengan bergelantung terbalik.

Simpulan dari laporan diatas adalah . . . . .


Paragraf 2
Bunga kantong semar indah. Kantong pada bunga ini berisi nektar (cairan manis bahan pembuat madu). Inilah yang menarik serangga sehingga hinggap di atasnya. Bibir kantong ini licin sehingga serangga akan terpeleset dan
jatuh ke dalam cairan yang terletak di bawah kantong. Cairan inilah yang menghancurkan tubuh serangga. Selanjutnya daun akan menyerap zat makanan dari tubuh serangga tersebut.

Simpulan dari laporan diatas adalah . . . .


Rangkuman muatan IPA, KD 3.1
Berdasarkan cara perkembangbiakannya, hewan dapat dibedakan menjadi 3 yaitu ; hewan bertelur, hewan beranak dan hewan bertelur dan beranak.

Hewan berkembangbiak dengan cara bertelur disebut Ovipar.Ciri hewan ini tidak memiliki daun telinga dan tidak ada kelenjar susu ditubuhnya.

Beberapa hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur atau Ovipar adalah ; burung, ayam, bebek, ular, cicak, tokek.


Hewan berkembangbiak dengan cara melahirkan disebut Vivipar. Hewan beranak memiliki ciri ada kelenjar susu dan daun telinga. Beberapa hewan yang disebut viviar seperti ; kuda, kambing, sapi, kerbau, babi, anjing.


Hewan yang berkebangbiak dengan cara bertelur dan melahirkan atau disebut ovovivipar. Ovovivipar

Adakah hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur sekaligus
melahirkan? Ada, contohnya adalah ular. Berapa jenis ular tidak selamanya
melahirkan anaknya. Kadang-kadang pada saat mengeluarkan anakanaknya,
masih ada anak ular yang terbungkus cangkang telurnya.


Rangkuman muatan IPS, KD. 3.1
Potensi Ekonomi Negara-Negara Anggota ASEAN Kawasan Asia Tenggara terletak pada jalur perdagangan dunia. Kawasan ini menjadi jembatan antara kawasan Eropa dan Asia Timur. Oleh karenaitu, Asia Tenggara menjadi wilayah persaingan bagi pihak-pihak yang
ingin memanfaatkan kedudukan strategis kawasan ini. ASEAN berperan sebagai wadah untuk menghindari persengketaan yang mungkin timbul. Dengan posisi yang strategis ini, setiap negara di kawasan Asia Tenggara memiliki kekayaan sumber daya yang menjadi kekuatan negara.

Brunei Darussalam
Negara ini terkenal dengan kekuatan sumber daya alam berupa minyak bumi
dan gas alam. Brunei menjadi negara di Asia Tenggara yang memiliki pendapatan per kapita tertinggi karena gas alamnya.


Filipina
Filipina adalah sebuah negara kepulauan yang mata pencaharian sebagian besar penduduknya adalah di bidang pertanian. Filipina berhasil menjadi salah satu negara di dunia yang dapat membangun dan mengembangkan pertaniannya dengan baik.

Indonesia
Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di Asia Tenggara. Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, dan juga keberagaman penduduknya yang kaya akan seni dan budaya. Kekayaan tersebut menjadi modal dasar bagi Indonesia untuk menjadi negara yang maju di Asia Tenggara.

Saat ini Indonesia mengekspor minyak dan gas bumi, tekstil, dan produk-produk dari kayu. Pertambangan menjadi salah satu pintu masuk para pengusaha mancanegara ke Indonesia.


Kamboja
Di Kamboja mengalir Sungai Mekong. Daerah di sekitar Sungai Mekong
merupakan daerah yang subur. Mata pencaharian penduduk Kamboja adalah pertanian. Hasil pertanian Kamboja yang besar adalah padi dan karet.

Laos
Laos bertetangga dengan Kamboja. Negara ini dilewati oleh aliran Sungai Mekong. Sama seperti di Kamboja, kegiatan pertanian banyak dilakukan di sepanjang aliran sungai ini. Sebagian besar hasil pertanian dinikmati oleh masyarakat Laos.

Malaysia
Kegiatan ekonomi utama penduduk Malaysia adalah di bidang pertanian, pertambangan, dan perindustrian. Perdagangan internasional merupakan salah satu kegiatan ekonomi Malaysia yang mengalami pertumbuhan tercepat. Peralatan elektronik, minyak, dan gas bumi diekspor ke negara lain. Produk dari kayu, minyak sawit, karet, tekstil, sepatu, dan bahan-bahan kimia diperdagangkan di dunia internasional.

Myanmar
Mata pencaharian utama penduduk Myanmar adalah pertanian, perkebunan, dan pertambangan. Padi merupakan hasil utama dari pertanian di sana. Myanmar merupakan salah satu negara penghasil padi terbesar di Asia Tenggara.

Singapura
Singapura merupakan negara paling maju di kawasan ASEAN. Letak Singapura sangat strategis. Saat ini Singapura menjadi negara transit teramai di Asia.

Thailand
Thailand sering disebut sebagai lumbung padi di Asia Tenggara. Padi memang merupakan hasil per tanian terbesar dari negara ini. Selain itu, perkebunan, kehutanan, pertambangan, dan industri juga
merupakan kegiatan ekonomi penduduk Thailand. Saat ini, penghasilan utama
Thailand adalah sektor pariwisata. Keunikan bangunan budaya di Thailand menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara.


Vietnam
Setelah pulih dari Perang Vietnam, negara ini mulai berkembang di berbagai
sektor perekonomiannya. Pariwisata dan turisme mendukung perkembangan ekonomi. Bidang pendukung lainnya seperti usaha jasa di bidang perhotelan, restoran, serta transportasi juga turut berkembang pesat.

Rangkuman muatan SBdP, KD 3.1
Proses Pembuatan Patung Nusantara dari Tanah Liat Pembuatan patung tanah liat dapat dilakukan dengan teknik cetak tekan maupun ukir. Untuk teknik cetak tekan dan ukir, sebaiknya menggunakan
tanah liat plastis. Jangan menggunakan tanah yang terlalu lembek karena akan menyulitkan untuk memperoleh bentuk yang tepat, rapi, dan jelas. Tanah liat yang terlalu lembek akan lengket pada cetakan gips sehingg sulit diangkat dari cetakan dan sulit untuk diukir.

Demikian Rangkuman Materi Kelas  6  Tema 1 Subtema 2 Hewan Sahabatku, yang sebagian besar materinya penulis intisarikan dari buku siswa tema 1 terbitan pusat perbukuan edisi revisi 2018.

semoga rangkuman ini bermanfaat bagi pembelajaran ada di sekolah.Wasalam !

0 Response to "Rangkuman Materi Kelas 6 Tema 1 Subtema 2 Hewan Sahabatku"

Posting Komentar

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel