Cara Saya Memotivasi Siswa Mengerjakan Tugas Piket

"Pembelajaran di sekolah dasar merupakan bentuk pemberian pengalaman belajar bagi anak-anak usia 7-13 tahun untuk mempersiapkan diri mereka mamasuki jenjang pendidikan menengah. Anak sekolah dasar tidak hanya dibekali dengan pengetahuan saja, melainkan juga karakter yang kuat dan keterampilan" demikianlah esensi pembelajaran di sekolah dasar versi saya. 

Penguatan karakter dan keterampilan tentunya tidak bisa dilakukan hanya dari kegiatan ceramah dan tanya jawab saja. Akan tetapi semua itu bisa terwujud dari pembiasaan dan pelatihan setiap harinya.

Penguatan karakter tersirat dari segala bentuk kegiatan di sekolah yang diciptakan untuk mengasah tumbuh kembang karakter siswa. Salah satu dari sekian banyak kegiatan di sekolah, yang umum dilakukan di sekolah baik yang ada di lingkungan perkotaan mau pun pedesaan, ialah mengerjakan tugas piket.

Mengerjakan tugas piket sebenarnya merupakan metode yang bisa digunakan untuk menumbuh-kembangkan karakter siswa. Kita bisa lihat, bagaimana perkambangan sikap anak dalam melaksanakan tugasnya.

Kadang beberapa anak ada yang cenderung mengabaikan tugas ini. Bahkan berpura-pura mengerjakan tugas dengan baik saat di depan guru. Tentu kita tidak mengharapkan hal ini. Dalam mengerjakan tugas piket di kelas murni harus tumbuh dari dalam diri siswa.

Permasalah kadang muncul kesadaran anak begitu rendah dalam hal mengerjakan tugas tersebut. Disinilah diperlukan metode guru dalam memotivasi siswa pada saat mengerjakan tugas-tugas piket di sekolah.

Ada beberapa kegiatan yang saya lakukan untuk meningkatkan motivasi siswa dalam mengerjakan tugas serta menumbuhkan kesadaran siswa dalam mengerjakan piket.

Berikut ini akan saya bagikan dan semoga bermanfaat.

1. Guru memberi contoh
Praktek di lapangan (sekolah) beberapa guru cenderung menyuruh anak untuk mengerjakan tugas piket. Bersihkan ini dan bersihkan bagian itu.
Saya yakin semasih anda berdiri diantara mereka dan memandangi mereka bekerja, maka siswa anda akan melakukannya. Namun, beberapa hari kedepan apakah anda yakin mereka akan mengambil tugas itu dengan sepenuh hati?

Berdasarkan pengalaman saya, kadang siswa dengan pola seperti ini malah akan melakukan tugas piket ketika ada yang mengawasi saja. Dan cenderung mengabaikan ketika tidak ada guru. Jika sudah demikian maka sebaiknya kita harus mengubah pandangan kita.

Caranya jangan menyuruh akan tetapi marilah memberi contoh. Ketika anda ingin siswa anda peduli dengan kelasnya, maka anda pun harus ikut memberi contoh bagaimana membersihkan ruang kelas setiap harinya.

Jika anda ingin siswa anda peka dengan kebersihan lingkungan sekolah, maka anda sendiri yang harus pertama menunjukkan kepekaan terhadap kenersihan lingkungan sekolah. Misalnya ketika anda berjalan menuju kelas, dan melihat ada kertas, cobalah anda pungut dan masukan di tong sampah.

Siswa anda yang melihat anda melakukan hal tersebut bakalan mencotoh apa yang anda lakukan. Apalagi anda memberikan pengaragan setelah anda mencontohkan kepada mereka.

2. Berikan reward
Anak akan termotivasi untuk melakukan perbuatan kembali jika anda memberikan sebuah reward atas kebaikan yang sudah mereka lakukan.

Artinya disini, saat anda melihat siswa anda dan kelompoknya mampu menyelesaikan tugas dengan baik dan menunjukkan hasil yang cukup baik pula, maka jangan menunggu lama segera berikan reward kepada kelompok atau anak tersebut.

Ini akan menggugah semangat mereka untuk mengulang kembali hal yang baik tadi.
Reward yang anda berikan tidak harus berupa benda, cukup dengan gestur badan, senyuman dan acungan jempol maka meraka akan bersemangat lagi.

3. Berikan semangat dan perhatian
Untuk tetap menjaga motivasi siswa dalam mengerjakan tugas piket. Maka jangan lupa anda sering mungkin memberikan dorongan dan semangat kepada siswa anda.
Semangat dan perhatian yang anda berikan kesadaran kepada mereka bahwasannya anda benar-benar peduli dan penuh perhatian kepada mereka.

4. Amati selalu dan segera berikan nasihat saat perbuatan mereka lali akan tugas
Guru senantiasa mengamati bagaimana siswa bekerja dalam kelompok saat mengerjakan piket. Penting bagi guru untuk melakukan pengamatan atas aktivitas siswa setiap harinya.

Ketika siswa sudah merasa nyaman, dihargai pekerjaan mereka, maka tanpa anda awasi pun mereka akan mengerjakan tugas piket dengan penuh tangung jawab.

Yang terpenting adalah kita membiasakan diri untuk lebih mengerti bahwa siswa merupakan pribadi yang masih berkembang. Maka dari itu mereka masih membutuhkan perhatian, contoh dan penghargaan.
Selamat mencoba semoga bermanfaat.

0 Response to "Cara Saya Memotivasi Siswa Mengerjakan Tugas Piket "

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel