Cara Menulis Artikel di Blog Tanpa Beban

Cara Menulis Artikel di Blog Tanpa Beban – Menulis bagi seorang blogger tentunya merupakan sebuah kewajiban. Menulis artikel menjadi sebuah makanan pokok yang harus diberikan pada blog yang dikelola. Tentu saja bila hal ini tidak dilakukan maka situs yang anda kelola akan tampak begitu sepi dan dipandang basi oleh para pengunjung karena hanya ada beberapa artikel dengan usia artikel yang sudah usur. Dan mungkin juga informasi yang ditawarkan pada artikel tersebut sudah ketinggalan kereta bagi pembaca yang tanpa sengaja nyangkut di blog anda.

Menulis sebuah artikel bagi penulis pemula tentu tidaklah mudah. Anda bisa lihat bagaimana tingginya trafik pencarian google pada jenis artikel yang membahas tentang tips cara menulis artikel yang cepat dan mudah serta bla..bla... lainnya. Dari sana kita bisa melihat bahwa para pembaca terutama bloger pemula, seperti saya memang sangat haus akan cara untuk meningkatkan trafik kunjungan blog.

Kita sering kali menemui kebuntuan dalam menulis artikel. Terkadang bila itu terjadi, banyak para master blog yang memberikan resep untuk bisa kembali move on dalam menulis. Mulai dari meninggalkan aktivitas di depan komputer sejenak, berolahraga, jalan-jalan, hingga menikmati secangkir kopi pahit. Semua itu saya yakin sudah anda terapkan demi terwujudnya harapan, memperlancar kemampuan menulis artikel anda.

Dari beberapa referensi yang saya baca dimedia online, dapat saya simpulkan ternyata kesulitan para penulis blog dalam menulis artikel disebabkan karena beberapa hal, diantaranya :

1. Kurang menguasai materi yang akan ditulis


Mungkin bagi anda yang sering mengalami kondisi  ini, jangan deh menulis sesuatu yang belum anda kuasai dengan baik. Bila anda paksakan untuk menulis artikel maka artikel anda akan dipandang sangat dangkal oleh para pembaca. Alhasil mereka akan mudah sekali kabur dari artikel yang akan anda publish berikutnya.


2. Lebih suka copy paste asal comot sana sini


Kebiasaan ini merupakan kebiasaan yang  sangat hina bagi seorang bloger. Mengambil pendapat orang lain atau temuan orang lain tanpa menyertakan sumber asal informasi tersebut bisa dipandang sebagai sebuah kesalahan. Disamping itu, kebiasaan mengcopy artikel akan membuat kemampuan menulis anda samakin tidak terlatih. Cobalah untuk menulis, gerakanlah jemari anda di atas papan keyboard. Tulis artikel sederhana sesuai dengan kemampuan anda.

3. Tertekan demi masuk di posisi page one Mbah Google


Tentu ibarat warung yang baru buka maka perlu adanya promosi agar dapat pembali yang datang dan membeli belanjaan di warung kita. Demikian halnya dengan blog. Jadi blog ibarat sebuah warung yang menawarkan jualan berupa artikel. Nah, bisa menembus posisi atas pada mesin pencari mbah google memberikan peluang yang lebih besar bagi blog anda dikenal oleh kalangan pencari informasi di media online. Pola pikir ini justru akan menghambat kemampuan anda dalam menulis artikel segar setiap harinya.


4. Kurang memiliki kemampuan dalam menulis


Kesulitan menulis artikel juga bisa disebabkan karena kurangnya kemampuan dalam menulis. Kurangnya kemampuan menulis artikel dengan baik ini disebabkan karena banyak hal, seperti ; jarang menulis, kurang membaca, dan kurang percaya diri untuk menuangkan pemikiran sendiri dalam bentuk bahasa tulis.

Google merupakan mesin pencari yang bekerjasama dengan para blogger sebagai penyedia konten, bagi kalangan penikmat media online. Konten yang paling disukai google adalah konten yang original. Nah, karena keaslian inilah maka kita sebaiknya menuangkan informasi  secara original pula.

Mengenai bagaimana cara menulis artikel yang baik dan benar tentu berbeda dengan artikel yang akan anda publikasikan secara ilmiah. Artikel yang bertaburan di internet adalah jenis tulisan yang lebih dikenal dengan nama Citizen report atau liputan ala masyarakat umum. Tentu artikel yang disajikan melalui situs internet tersebut sedikit berbeda dengan publikasi artikel ilmah yang anda buat sewaktu kuliah.

Dengan dasar tersebut maka artikel yangn harus anda tulis adalah artikel yang memberikan informasi kepada pembaca dan dengan bahasa yang tidak terlalu formal. Menggunakan bahasa yang santai, mudah dicerna dan tidak bertele-tele akan memungkinkan peluang dicintainya tulisan tersebut oleh para pembaca.  Lalau bagaimana dengan tulisan ilmiah murni? Sah-sah saja anda menulis dengan gaya bahasa seperti makalah karya ilmiah, mungkin itu karena yang anda  sasar adalah para mahasiswa, guru atau dosen.

Berikut ini jenis penulisan artikel sesuai dengan sasaran pembaca yang diinginkan.


1. Menulis artikel dengan bahasa yang memperhatikan EYD


Anda pasti masih ingat bagaimana pembelajaran bahasa di bangku sekolah. Pengalaman anda menulis artikel di bangku sekolah pasti lebih ditekankan pada penggunaan bahasa yang sesuai dengan bahasa baku. Bila konsep tersebut anda akan terapkan dalam penulisan artikel di media online seperti blog, sangat baik. Dengan menggunakan bahasa yang baku, maka tulisan artikel anda akan terlihat lebih profesional. Mungkin juga artikel yang anda buat akan menjadi rujukan bagi mereka yang masih belajar menulis artikel yang benar.

Menulis artikel menggunakan bahasa yang baku dan sangat sarat akan aturan-aturan penulisan yang benar, merupakan ciri dari artikel yang menyasar para pembelajar, seperti siswa, guru, dosen dan pemerhati pendidikan. Apakah anda berminat menulis artikel gaya bahasa seperti ini? Bisa anda coba. Tapi perlu juga anda perhatikan beberapa kendalanya, seperti ;

a. Susah dibuat bagi penulis yang tidak terbiasa menulis
situasi ini bila saya analogikan dengan seseorang yang sedang pacaran. Mereka sudah terbiasa pacaran, pastinya akan terbiasa pula mengutarakan gombalan dan rayuan yang memabukkan. Tidak demikian bagi seseorang yang belum pernah pacaran. Susahnya minta ampun hanya untuk mengatakan “kita makan malam yuk, malam minggu nanti!”

b. Cenderung kaku untuk penulis artikel tertentu
Bagi anda yang menulis artikel perjalanan, hobi, makanan, wisata dan hiburan tentu menulis dengan bahasa yang formal cenderung membuat penulisan artikel yang dibuat terkesan kaku.  Menulis artikel dengan pikiran yang lepas dan sesuai dengan alur yang mengalir dalam pemikiran akan membuat tulisan kita menjadi lebih enak dibaca.

2. Menulis artikel dengan bahasa  gaul


Bagi penulis yang lebih suka dengan bentuk bahasa pergaulan sehari-hari, penulisan artikel dengan bahasa gaul memang lebih banyak disukai oleh anak muda. Artikel jenis ini sering sekali mendapat visitor yang membumi. Anda bisa lihat blog-blog dengan bahasa yang santai dan seperti kita ngobrol seperti biasa dengan sahabat atau kerabat. Beberapa blog yang mengusung penulisan artikel dengan bahasa yang santai seperti ; hipwe dan cerpen.co.id

Gaya menulis artikel lebih pada bagaimana kemampuan anda menuangkan ide pada  artikel yang akan anda publikasikan.  Menulis artikel akan sangat mudah bila anda memiliki pemikiran kalau menulis artikel adalah sebuah tempat ekspresi menyalurkan ide dan pemikiran. Juga bisa anda gunakan sebagai wadah berbagi informasi kepada masyarakat luas.


Menulis Artikel Tanpa Beban


Menulis artikel tentu sebuah aktivitas yang tidaklah bisa dilakukan oleh semua orang dengan mudah. Menulis akan menjadi beban manakala, orang tersebut terobsesi dengan tulisannya.

Bagi anda yang baru terjun menjadi penulis di media blog atau website, maka bisa menerapkan cara menulis artikel berikut ini sehingga tidak akan menjadi beban bagi kita.

Berikut ini akan saya sajikan cara menulis artikel tanpa beban, versi RIYANPEDIA.com

1. Menulis apa yang anda ketahui

Ketika kita menceritakan kembali apa yang kita tahu, maka jelas cerita tersebut akan lebih mudah untuk disampaikan. Demikian pula dengan kegiatan menulis. Anda akan lebih gamblang dan mudah untuk menulis artikel bila menulis kembali apa yang anda ketahui.  Bila anda sebagai seorang guru, maka tulislah hal-hal yang berkaitan dengan pekerjaan seorang guru. Demikian pula jika anda seorang pelaku agrobisnis, maka tulisan tentang tema pertanian sangat tepat anda buat. Jadi intinya menulislah segala sesuatu yang anda ketahui agar tidak sesat di tengah paragraf.

2. Menulis apa yang anda pernah baca

Memabaca adalah sebuah kegiatan utama yang harus dilakukan oleh semua orang. Karena dengan membaca kita bisa memperoleh informasi dan pengetahuan. Apalagi bagi seorang blogger. Menulis adalah sebuah aktivitas yang harus dilakukan dengan konsisten. Agar aktivitas menulis tetap terjaga maka cara yang paling tepat anda lakukan adalah menuliskan kembali apa yang pernah anda baca.

Cara ini terbilang mudah, sebab anda tidak perlu jauh-jauh mencari ide untuk menulis. Tinggal menulis kembali apa yang ada baca tadi, maka jadilah sebuah artikel yang siap dipublikasikan.

3. Menulis apa yang pernah anda dengar

Tulisan dengan cara penulisan menulis kembali apa yang didengar, sangat cocok untuk artikel liputan sebuah berita. Jadi anda bisa menyimak sebuah berita di televisi, atau isu di masyarakat sekitar anda kemudian tuangkan kembali dalam bentuk artikel, sehingga jadilah sebuah tulisan yang sangat original.

4. Menulis dari pengalaman anda sendiri


Kata orang pengalaman adalah guru yang terbaik. Dari sana kita bisa jadikan sebuah kaya tulis. Dengan menulis pengalaman yang kita alami tentu tidak akan sulit. Anda pastinya tidak akan menjadi beban dalam menulis artikel. Bisa jadi tulisan anda tersebut akan menjadi referensi bagi pembaca setia anda.


0 Response to "Cara Menulis Artikel di Blog Tanpa Beban"

Post a Comment

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel