Memupuk Rasa Persaudaraan Siswa di Sekolah

Sekolah adalah lingkungan kedua yang menjadi tempat berinteraksi siswa selama ini. Tentunya siswa yang berinteraksi di lingkungan sekolah berasal dari berbagai latar belakang keluarga yang berbeda. Siswa saling bertemu di sekolah dan bergelut dalam sebuah aktivitas yang sama dalam kurun waktu tertentu. Melihat kondisi inilah membuat siswa menjadi merasa sebagai sebuah keluarga di dalam sekolah. Guru dengan kasih sayangnya menjadikan dirinya sebagai orang tua kedua di sekolah, mungkin kalau melihat dari segi kasih sayang para guru pun tidak kalah dengan orang tua di rumah dalam hal memberikan kasih sayang.
Indahnya kebersamaan

Terkadang rasa persaudaraan di sekolah bisa tumbuh tidak baik. Kondisi ini membuat hubungan antar siswa tidak kondusif. Jelas hal ini tidak diharapkan oleh segenap lapisan masyarakat.

Di sekolah dasar misalnya. Kerap pula kita temukan adanya siswa yang berkelahi. Memang kalau kita lihat dari segi usia peserta didiknya , sekolah dasar mendidik anak-anak yang masih perlu bimbingan tentang pengetahuan dan sikap dalam mengembangkan dirinya mereka.

Sikap tidak mencerminkan rasa persaudaraan di sekolah dasar yang sering muncul seperti

  • Perkelahian
  • Saling ledek
  • Saling kucilkan satu sama lain. 
  • Muncul kelompok - kelompok kecil yang saling bertentangan. 
  • Kurang peduli, 
  • Sering membuat teman menangis,
  • Saling benci dengan teman baik di kelas ataupun antar kelas lain.
Mungkin saja masalah yang saya tulis di atas tidak terjadi di semua sekolah, namun dari apa yang saya lihat di media atau pun di lingkungan sekitar ada saja siswa yang berkelahi yang disebabkan saling ledek. 

Jelas sekali beberapa sikap tadi tidak mencerminkan rasa persaudaraan. Sudah merupakan tugas guru dan sekolah untuk membuat sebuah aktivitas atau budaya sekolah yang senantiasa menjujung sikap persaudaraan yabg tinggi. 

Sekolah tentunya akan berjuang dengan keras dan melakukan berbagai inovasi untuk senantiasa memupuk rasa persaudaraan siswa di lingkungan sekolah. 

Bagaimana upaya memupuk rasa persaudaraan antar siswa di sekolah. 

Untuk yang satu ini, saya berkeyakinan semua guru memiliki strategi tersendiri dan kiat-kiat khusus dalam upaya memupuk persahabatan siswa di sekolah. Namun kali ini ijinkan saya berbagi cara dalam memupuk rasa persaudaraan di sekolah.

Pertama, Untuk memupuk persaudaraan siswa di sekolah, guru bisa melakukan sebuah cara melalui melakukan kerja kelompok siswa di sekolah. Dalam kerja kelompok tersebut siswa akan merasakan suatu kebersamaan satu sama lain di sekolah.

Kedua. Memupuk rasa persaudaraan di sekolah juga hendaknya memupuk persaudaraan semua siswa tanpa membedakan atas jenis kelamin, kemampuan intelektual dan ekonomi, agama, suku dan adat istiadat. Maka dari itu, guru harus membiasakan membentuk siswa dalam kelompok yang heterogen.

Ketiga. Senantiasa evaluasi secara periodik perkembangan sikap persaudaraan siswa. Guru bisa memberikan penilaian di akhir minggu apakah siswa sudah menunjukkan sikap yang mencerminkan persaudaraan yang tinggi atau tidak. Yang sudah mampu hendaknya diberikan penghargaan dan yang belum hendaknya di motivasi agar tumbuh dengan baik.

Keempat. Pajang gambar-gambar yang mencerminkan persaudaraan yang tinggi di kelas. Jangan jauh-jauh. Anda bisa memajang kebersamaan siswa anda saat mereka bekerja di dalam kelas. Dengan foto yang alami itu, maka mereka akan sadar bahwa kebersamaan dalam persaudaraan itu sangat penting untuk dipupuk dan dipelihara dalam kehidupan.

Nah, sahabat pembaca yang budiman. Semoga rasa persaudaraan antara blog Riyanpedia.com pun bisa terjalin dengan baik, sehingga kami pun bisa berkembang menjadi sebuah harian online yang hadir untuk bisa memberikan tulisan yang bermanfaat bagi sahabat semua.

Tentunya kami pun menginginkan sahabat bisa urung tulisan di blog ini. Salam mendidik dan sukses selalu untuk sahabat semua.

1 Response to "Memupuk Rasa Persaudaraan Siswa di Sekolah"

Silakan tulis komentar Anda dibawah ini. Komentar Anda akan muncul Setelah Disetujui oleh Admin.
Terima kasih atas kunjungannya. Wassalam !

Iklan Atas

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel